Orang Ngaku Islam
Setelah melihat maraknya orang2 yg menghina mencaci Islam, banyak jg org2 yg melontarkan kekesalannya terhadap mereka ini. Bahkan menggunakan kata2 kasar dan tidak etis.
Ayolah, sepengetahuan gua Islam itu agama yg paling bikin mikir, paling bisa dibuktikan secara ilmiah, bahkan bisa anda pikirkan berulang2 dan hanya menambah kekaguman anda.
Penghina Islam salah. Jelas salah karena dalam hinaannya tidak sesuai fakta tentang Islam. Yang ingin membela islam pun menggunakan kata2 kasar. Menurut saya ini tidak sesuai dengan yg diajarkan Islam. Setauku kita hanya harus mengingatkan, diterima atau tidaknya bukan urusan kita. Ya betul kita harus nahi mungkar, amar ma’rufnya mana ? Saya jd teringat dengan perkataan ust. Adi hidayat. Beliau berkata kira2 begini, “ Firaun saja yg mengaku2 sebagai tuhan, kalo ngomong ucapannya nyakitin hati, egoisnya minta ampun, arogan, masih Allah perintahkan nabi Musa untuk menghampirinya dan mengingatkan dengan kata2 yang baik. Dimasa kita , mereka yg menghina saja belum separah firaun, kita belum sesoleh nabi Musa. Kenapa bisa melontarkan perkataan yg tidak etis bahkan dgn alasan membela islam ? “
Bukan kah ini malah menunjukkan kedangkalan dalam berpikir seseorang ? mudah terpancing ? Mana tabayyunnya ? mana ngingetin secara baik2nya? Harusnya muslim itu berpikir berulang2 kali, jadi contoh, melandaskan kasih dan sayang dalam membuat keputusan namun tegas. Karena ketegasan adalah simbol keyakinan. Dan keyakinan ini memang benar setelah melihat sendiri bukti2. Dan lagi pula, kalau anda benar. Anda tidak harus repot2 teriak2 bahwa anda benar. Karena keliatannya seperti anda jd ragu juga kalo org lain meragukan kepercayaan anda. Iya toh ?
Ingat, Allah memerintahkan kita untuk adil dalam bertindak. Meskipun org lain salah, kita tetep gaboleh melampaui batas. Harusnya sebagai muslim saat mau bertindak mikirnya berulang2kali. Karena paham, nanti semua perbuatan kita dipertanyakan. Kalo salah dibuang ke neraka.
Analoginya gini, saat kita berdebat sm anak kecil soal 1+1=2 lalu si anak kecil ga setuju mengolok2 kita bahkan menghina kita bahwa 1+1 itu tidak sama dengan 2, melainkan 4. Alasan si anak pun hanya karena dia suka angka 4. Ya sebagai org dewasa kita jelasin aja , eh gini 1+1 itu dua karena karena karena… Bukannya kita malah ngegoblok2in anak kecil yg gapaham!
Nah biasanya nih orang sering gini nih, karena mendengar ocehan anak kecil, dia jd ragu sm keyakinan dia. Wah apa mungkin ya gua salah. Di saat spt ini kadang dia jd ikutan bodoh lalu meneriakkan kalimat2 bodoh. Jadi ya kalo pinternya sih harusnya yaudah, belajar lg ya nak. Karena kita paham betul dasarnya.
Misal anda letakkan dua pulpen berdekatan disisi kiri. Lalu anda letakkan 1 buah pulpen disebelah kanan. Lalu perintahkan si anak kecil menghitung dengan suara yg lantang jumlah pensil disebelah kiri. Setelah itu anda suruh menghitung jumlah pulpen disebelah kanan. Lalu tanyakan, apa kah sama jumlah sisi kanan dan sebelah kiri ? mengapa ? lalu anda tambahkan 1 pulpen lagi disisi sebelah kanan. Lalu suruhh si anak kembali menghitung. Lalu tanyakan apakah jumlah pulpen sisi kanan sama dengan sisi kiri ?
Jadi jelas pemahaman si anak. Bahkan dia akan mengakui tadi dirinya bener2 goblok tanpa anda teriakkan.
Jangan khawatir, Yang benar itu benar. Yang salah itu salah. Keragu2an anda yg bikin semuanya berantakan.
