Mochammedacep
Sep 1, 2018 · 1 min read

Kisah Bunga Tulip

Dua kuntum tulip tumbuh di kedua cela telinga mu, mereka seperti fajar yang malu-malu saat pertama terbangun bersama pagi.

Seperti sehabis berjanji bersama mentari agar tiba perlahan setelah semua sinar selesai terpahat habis.

Bunga tulip perlahan mekar, kelopaknya menutupi telinga mu membentuk sebuah taman dengan berbagai macam tulip.

Biarkalah tulip terus merangkak se-lapang wajah mu.

Pucuk demi pucuk bertumbuh menyeruak mencipta belantara tulip.

Mereka hendak bertandang di pada ke dua bagian wajah, membentuk bukit merah merekah pada kedua pipi mu.

Mereka tiada terhitung, wangi bunga tulip semakin menggeliat semena-mena di terbangkan angin.

Tidak perlu tahu kapan bunga tulip akan bersemi, aku hanya menerka lewat wajah mu dan pandangan yang tidak mungkin menganggu.

    Mochammedacep

    Written by

    A walker