— Membaca Zaman — 
Eps. 4

sifat wafa(amanah) yang dimiliki suku arab baduy telah membuat aminah kembali mempercayakan anaknya Muhammad SAW untuk kembali diasuh halimah.Â

Keberkahan yang di dapatkan halimah dan suaminya harits semasa mengasuh Muhammad SAW berlanjut terus. sampai suatu waktu, ketika Muhammad SAW berumur lebih dari 4 tahun terjadilah suatu peristiwa yang tercatat dalam sejarah. Peristiwa inilah yang dikenal sebagai Persitiwa Pembelahan Dada Rasulullah SAW.

salah satu anak halimah(laki2) yang saat itu sedang bermain bersama Muhammad SAW tiba2 berlari pulang kerumahnya lalu berteriak “wahai ayahku! wahai ibuku! Saudaraku dari Quraisy sedang dieroyok oleh dua orang lelaki yang menggunakan baju puith”.

Mendengar hal itu mereka pun pergi menemui Muhammad SAW dan bertanya kepadanya tentang peristiwa yang dialami nya. lalu Muhammad SAW pun menjelaskan bahwa telah datang kepadanya dua orang yang mengenakan pakaian berwarna putih dan menjatuhkan nya di tanah lalu membelah dadanya dan mengeluarkan dari nya bongkahan hitam. mendengar hal itu harits pun melihat dada Muhammad SAW dan melihat benar ada jahitan di dadanya.

Peristiwa tersebut membuat halimah dan harits pun takut dan khawatir. Sehingga mereka sepakat untuk membawa kembali Muhammad SAW kepada Aminah. Sesampainya dirumah Aminah, dia(Aminah) pun bingung karena sebelumnya mereka(halimah dan harits)lah yang meminta agar Muhammad SAW dapat tinggal bersama mereka untuk beberapa saat lagi. pada awalnya harits dan halimah tidak menceritakan tentang peristiwa tersebut, sampai Aminah menekankan dengan sangat tegas, lalu mereka pun menceritakannya.

Dengan tenang Aminah pun mengatakan, “Apa kah kalian Takut dia diganggu jin ? Demi Allah tidak mungkin, karena aku saat mengandungnya sempat bermimpi mengucakapkan kalimat saya berlindung kepada ALLAH SWT yang Maha Agung untuk bayi ini dari segala keburukan(termasuk keburukan jin) dan juga mata hasud(iri dengki)nya orang.”.

tetapi halimah dan harits pun tetap mengembalikan Muhammad SAW kepada Aminah.

Like what you read? Give Muhammad Bagus D. Saputra a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.