Bunga dan Pelangi di Kala Hujan
Sep 9, 2018 · 1 min read
Gemericik air mulai mengisi lubang telinga
Hujan kembali terjun
Kuhadapkan pandangku ke atas
Kulihat bayanganmu semakin berpudar, semakin jauh di atas
Ketika aku coba terbang, mengikuti aromamu
Aku kehilangan jejak, lalu terjatuh di antara pelangi
Memori tentangmu kembali mengisi relung
Lalu semerbak harum bunga merebak memasuki dimensi-dimensi kecilku
Aku harus menemukanku, meski harusnya aku melepasmu
Namun langit yang kau telusuri terlampau jauh, jauh sekali
Hingga berubah jadi mimpi-mimpi yang terekam pada tidurku
Kutajamkan lagi pendengaranku, lalu penglihatanku
Hingga pelangi kembali menghiasi duniaku
Ruang kelas SMA, siang yang mendung
