Mariskha Prudence Mungkin Lebih Unik Daripada yang Gue Kira

Banyak yang mengenal Marischka Prudence sebagai travel blogger kenamaan Indonesia. Sejak meninggalkan pekerjaannya sebagai jurnalis TV berita (sebelum 2010), Pru — panggilan akrabnya — konsisten jalan-jalan dan membagikan pengalamannya di berbagai serambi dunia daring termasuk blog, Twitter, YouTube. Tetapi, tumpuan kontennya sepertinya kini banyak berpindah Instagram. Wajar, anaknya jago foto! Baik di depan maupun di belakang kamera. Dan, mungkin tidak banyak yang tahu kalau Pru suka mengulik peralatan foto, termasuk foto bawah air. Jangan salah, peralatannya canggih meskipun relatif minim dibandingkan fotografer profesional.

Source https://www.instagram.com/marischkaprue/.

Namun, ada satu hal yang saya perhatikan cukup unik dari Pru. Yaitu, seleranya memilih pakaian untuk foto. Sekilas, mungkin pilihan pakaiannya biasa saja, umumnya ‘instagram model’ ketika jalan-jalan. Namun setelah ditilik, Pru menggunakan beberapa baju yang tidak pernah terpikir bisa bagus digunakan ketika jalan-jalan.

Hal ini pertama kali saya sadari ketika melihat postingan Pru di sebuah hotel mewah Bali. Dia menggunakan terusan putih dengan pola biru seperti piring keramik (ketika itu, baju model ini mulai tren) dan sepatu hak tinggi dengan hak yang berwarna transparan. Never in a million years, would I think those shoes would be wearable aside to strippers, until she did. Pru, di foto oleh Ferry (pacarnya), berdiri membelakangi cahaya, sehingga yang terlihat hanya siluet badannya dan hak sepatu yang meneruskan cahaya. Fotonya tidak spektakuler bagus tapi unik dan menarik perhatian saya, bahkan saya ingat hingga hari ini.

Satu lagi baju yang sempat membuat saya berpikir tentang pilihan Pru adalah terusan kuning, dengan bunga-bunga hijau dan biru yang dia gunakan ketika #Minangkabike. Di gantung di rak toko, saya sudah pasti mengibasnya dengan mudah. Model dan warnanya aneh, terlalu banyak rumbai dan corak birunya tidak cocok dengan warna kuningnya. Pru menggunakan baju itu di pinggir pantai pasir putih dengan latar laut dan langit biru. Ternyata, warna kuningnya menjadi cerah dan mencolok, memberi kesan segar. Wow! Sejak saat itu, kadang saya lebih memperhatikan apa yang digunakan oleh Pru. And as weird as it looks, she can make it work.

Berikut beberapa setelan yang menurut saya unik dan saya tidak pernah terpikir untuk menggunakannya. Sumber semua foto dari https://www.instagram.com/marischkaprue/.

Pola bajunya sungguh aneh.
Nanas lalu anggur?
Too much is going on here!
I don’t think I’ll can pull off those pants.
Outer-nya sungguh unik.
Itu kan topi ibu-ibu turis Jepang.
Hmm…

“Tapi, kan, dia cantik. Apa juga cocok dipake sama dia.” Awalnya saya berpikir demikian. First of all, it’s effort. Pru melakukan perawatan dan, tak bisa dipungkiri, menggunakan make-up. Jadi cantik pun, dia bukan cantik pasrah. Biasanya dia harus cantik untuk tampil, meskipun dia tidak takut tampil seadanya. Kedua, sungguh, tidak semua orang cantik cocok pakai baju apa saja. Come on! Ketiga, meskipun cantik, Pru tetap saja tidak bermain ‘aman’ dengan menggunakan pakaian monchrome ala zaman sekarang. Seperti kasus sepatu berhak transparan itu.

One of her best tan in a dress that I would never wear.

Yang lebih penting lagi adalah Pru mengenal badannya dengan baik dan tahu cara menampilkan keunggulannya dan menutupi kekurangannya. Dan anaknya serba bisa, bisa foto, bisa nyelam, bisa freediving, bisa makeup, bisa aktif olah raga, dan bisa banget makan micin. Banyak kebisaan kemungkinan membuatnya percaya diri dengan apapun yang dia gunakan. And that, is more than just a pretty face.

Pada akhirnya saya tidak lagi mengagumi ke mana saja dia pergi karena sepertinya itu pertanyaan yang tidak ada habisnya. Lebih seru mengamati besok dia posting pake baju apa ya?