Idk

Siti Ayu Mariyam
Sep 1, 2018 · 1 min read

Sepertinya ada yang salah dengan ku akhir-akhir ini. Aku begitu implusif. Aku benci. Aku benci. Aku cengeng. Aku benci. Aku benci. Aku bahkan tak mengerti kenapa. Aku ingin hilang. Batinku berteriak-teriak. Bersautan dengan teriakan di kepalaku.

Aku benci ketika aku menjadi khawatir. Aku benci ketika aku menjadi tidak percaya diri. Aku benci ketika aku terus membayangkan apa yang sedang Timur lakukan malam ini. Aku benci menduga. Aku benci. Aku benci. Aku benci menangis tanpa alasan logis seperti ini dan juga malam-malam lalu, malam yang selalu terasa amat panjang. Aku benci mengapa batinku sekarang selalu tak bisa sedamai dulu.

Aku ingin kembali menjadi aku yang selalu bisa berdamai dengan emosi batin, dimana logika ku selalu menang. Dimana ego logika ku dengan penuh keyakinan berteriak,

‘Aku tak peduli dengan wanita manapun yang ingin dekat dengan kekasih ku. Tak masalah bagiku si kekasih jalan dengan siapapun. Siapapun tanpa terkecuali, termasuk dengan wanita yang dahulu pernah ia cintai setengah mati. Aku tak peduli karena dia sudah dengan ku. Sudah memilih ku. Lalu apa yang harus apa aku khawatirkan?’

Tuhan, aku ingin keyakinan itu kembali. Bagaimana kah bisa keyakinan yang hebat itu kini kian berubah menjadi kekhawatiran yang menyiksa? Aku benci. Aku ingin kembali. Ingin kembali. Bisakah?

    Siti Ayu Mariyam

    Written by

    「ハクナ•マタタ」