#15 Ceritanya lagi nongkrong bareng, tapi bingung mau bahas apa

Setelah menghabiskan Classic Dark Chocolatte dan mood-ku kembali ‘normal.’ Aku melihat hal yang normal namun kali ini aku melihatnya dari perspektif yang berbeda.

Aku di Starbucks, me time gitu. sepasang anak muda, cewek cowok, aku harap mereka pasangan bahagia, menatap layar ponselnya masing-masing, diem-dieman kayak preman sosmed lagi beraksi. No, I’m just kidding about the preman sosmed.

Ya intinya saat mereka bertemu di dunia nyata, mereka malah menjauh satu sama lain dengan alat teleportasi berbentuk smartphone. Keheningan mereka terasa canggung.

Well, aku pernah ngalamin seperti itu. Dari spot nyamanku, aku berusaha memikirkan tindakan apa yang tepat untuk mencairkan suasana.

His/Her Latest Post

Tujuan kita para generasi milenial nge-post di sosial media itu mendapat respon dari orang lain. Cari perhatian, cari pengakuan, berusaha nunjukin perbedaan, menciptakan kesan yang keren.

Kecuali temen nongkrong mu itu Emma Stone, kebanyakan orang saat ini cuman dapat Like dan Comment doang dari apa yang dia post di Instagram. Ga banyak orang yang isi kolom komentarnya itu pembahasan mendalam, seringnya itu komen ‘cool’, ‘superb’.

Jadi, lihat Instagramnya, cari foto postingan yang paling kamu suka, puji setinggi mungkin, dan buat dia bercerita mengenai foto itu.

“Ini foto indah banget, aku suka warna ombak lautnya.” katamu sambil ngeliatin hape. Sambil tersipu malu gebetanmu menjawab, “Thank youuu, sumpah, jetlag ku langsung ilang pas ngeliat pantai itu.” Letakkan ponselmu dan katakan, “Aku penasaran, gimana rasanya? Cerita-cerita.”

Planet of the Apps

Tanyakan langsung aplikasi apa yang sedang dia buka. Tanyakan aplikasi streaming apa yang dia gunakan. Tanyakan aplikasi favoritnya selain Instagram atau Snapchat. Tanyakan aplikasi yang dia pakai untuk ngedit foto-fotonya, atau tanya lebih spesifik, enakan ngedit di VSCO atau Snapseed. Tanyakan aplikasi kalender yang dia gunakan.

Take Control

Oke, kamu udah mendengar cerita betapa sukanya dia bermain Monument Valley. Pinjam ponselnya dan lihat home screen-nya. Home screen, bukan Gallery. Tiap orang punya home screen yang beda-beda, sedikit banyaknya kamu bisa menilai temen nongkrongmu itu.

Selain ‘menilai’ jiwanya dengan minjam ponsel, kamu bisa mencoba aplikasi yang belum pernah kamu gunakan tanpa harus download. Dari sana kamu bisa bedain tampilan menu ngedit di VSCO dengan ngedit di Instagram. Kalau temenmu itu mainnya pake VSCO, saranku sih langsung pacarin aja 😏.

Switch

Kalau diawal kalian duduk bersebelahan, pindah dan duduk saling berhadapan. Kamu bisa melihat ekspresinya. Dari observasimu itu kamu menemukan bahan obrolan.

Kalau diawal kalian duduk berhadapan, pindah dan duduk bersebalahan. Kamu bisa ngeliat dari sudut pandangnya. Kamu juga bisa ngintip dia buka apa aja di ponselnya. Siapa tau orang yang ngebantai kamu di Crisis Action ternyata dia.

Oke, I hope all these words help you. Let me know kalau ada sesuatu yang ingin kamu bahas.

Thanks for reading, love, and share 😊
🧀 <- this is for you

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.