#21 Cuman alat

Di MacBook, aku punya lima aplikasi menulis. Day One, Evernote, Pages, Microsoft Word dan Apple Notes. Sementara di iPhone, aku juga nginstall Day One, Evernote, dan Notes. Pages dan Ms Word juga punya versi iOS tapi tidak ku-install.

Semuanya aplikasi keren dengan fitur-fitur hebat yang bikin betah para penulis. Aku suka Day One yang berbentuk jurnal, sejak rutin nulis di Medium aku selalu menggunakannya. Apple Notes juga selalu kupakai ketika ide-ide kecil terlintas.

Actually, aku juga punya Apple Magic Keyboard 2. Papan ketik nirkabel ini punya suara ketikan yang sangat manis. Itu pendapatku, aku ga peduli dengan review blog teknologi di luar sana.

Namun

I still struggling. Aku selalu bingung dengan apa yang akan kutulis. Saat proses menulis, aku stuck tak tau menulis apa dan ujung-ujungnya buka medsos. Punya banyak judul cerita fiksi, tapi sulit mengembangkan. Aku seperti anak kecil dengan Ferrari, bisanya ngeliat doang, tapi ga bisa menggunakan.

The problem is me. Aku-nya yang kekurangan ide dan ketika ide muncul, aku tidak bisa mengeksekusi dengan baik. Aplikasi itu hanya alat yang karena ke-kerenannya bikin muncul pemikiran dalam otak “Dengan app ini, aku akan bisa nulis sepanjang hari. Wohoo.”

Aku yakin para penulis terkenal dunia, ga membutuhkan banyak aplikasi. George RR Martin penulis Game of Throne nulis novelnya di komputer jadul dengan sistem DOS.

Kondisinya sama dengan pemikiran kamera mahal akan menghasilkan gambar yang bagus. Pemikiran itu ga sepenuhnya salah namun ga efektif banget di praktekin pada semua orang.

Well, kita masuk ke inti cerita ini. When I try to help myself, I try to help you too guys 😆.

Apapun bidang yang sedang kamu tekuni, entah itu musik, fotografi, olahraga, nulis, masak, bikin film, bikin kapal, bikin layangan, jangan biarkan keterbatasan alat mengotak-ngotakin pikiranmu. Ga ada alesan ‘laptopku lelet’ atau ‘lensa kamera masih standar’.

Ga jaminan alat keren menghasilkan hasil keren. Semua tergantung kamu. Fokus mewujudkan fantasimu dengan alat yang kamu punya. Struggling itu normal, jangan langsung berhenti dan nyalahin alat.

Just close your eyes, take deep breath, and let the light of creativity guide you.

Thanks for reading, love, and share 😊
⭐️ <- this is for you