“DI TERMINAL”

Beberapa cinta datang bersambut

Beberapa lagi pergi tak menyahut

Suara2 umpatan untuk tak pergi atau tak pulang

Saling bertautan.

Di sisi2 kaca bis, orang2 menanggalkan rindu tak bertuan atau tak bertuah atau tak apalah.

Kernek bis yang berteriak lebih keras daripada rindu yang mengoyak-ngoyak telinga seorang yang mendengar lagu tentang perpisahan dan kepulangan.

“Aku ingin pulang lebih awal untuk masakanmu yang kurindu”

Kata seorang pria, sendiri, berkhayal penuh sendu kepada yang ia rindu.

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.