HUJANMU

Tengah hari ini rumahku sedang di guyur hujan yang lebat,

Riuh seperti perjuangan cinta yang hebat.

Hujan di rumahku membelah jalan2 yang lengang karena sepi yang tak kunjung sudah.

Hujan juga menelah pikiranku pada sebuah jendela tua, dia lebih melindungi kaca atau rumahku daripada aku sendiri.

Tak seperti kemarin, hujan kali ini lebih sedih, bagai kopi yang tak jua di seduh air hangat.

Aku lebih memilih menghangatkan badanku dengan lengan2 bayanganmu hasil memikirkanmu sehari setelah kau memilih tanggal dari kehidupanku.

Show your support

Clapping shows how much you appreciated De's’s story.