Buat kalian yang bertransaksi di pasar bursa dengan produk minyak mentah WTI, kalian harus mengetahui jenis-jenis minyak yang diperdagangkan di pasar global. Sehingga pengetahuan ini dapat dijadikan patokan tentang perkembangan pergerakan harga secara global.

Bakar bakar minyak yang digunakan saat ini berasal dari cairan hitam kental yang disebut sebagai minyak bumi. Minyak bumi yang belum diolah dikenal pula sebagai minyak mentah dan banyak ditemukan di dasar laut dan batuan. Minyak mentah terbentuk dari penguraian tanaman dan hewan selama berjuta tahun yang terjadi di bawah permukaan bumi. Minyak mentah alias minyak fosil atau emas hitam merupakan senyawa hidrokarbon. Senyawa ini merupakan cairan mudah terbakar berwarna kehitaman dan dibor keluar melalui sumur minyak.

Sebagian besar dari kita mengira minyak bumi sebagai substansi tunggal yang selanjutnya diproses untuk membuat berbagai produk. Kenyataannya, minyak mentah memiliki karakteristik dan kekentalan yang bervariasi. Hal ini berarti juga terdapat perbedaan dalam warna, bau, sifat, struktur molekul, dan kualitas. Perbedaan ini disebabkan oleh lokasi yang berbeda dari ladang minyak di seluruh dunia. Kualitas yang berbeda, membuat suatu jenis minyak mentah hanya cocok untuk diproses menjadi produk tertentu seperti bensin, solar, dan lainnya.

Klasifikasi Minyak Mentah

Minyak mentah terutama diklasifikasikan dalam berbagai jenis berbeda berdasarkan kandungan sulfur dan kepadatan minyak. Standar ini ditetapkan oleh American Petroleum Institute (API). Menurut API, satuan yang disebut gravity menandakan tingkat kepadatan minyak bumi. Minyak dengan gravity lebih dari 40 derajat dianggap sebagai minyak ringan, sementara minyak dengan gravity kurang dari 20 derajat dianggap sebagai minyak berat. Minyak mentah yang memiliki gravity antara 20 hingga 40 derajat disebut sebagai minyak sedang (moderat).

Selain kepadatan, kandungan sulfur (belerang) akan menentukan kemurnian minyak mentah. Faktor ini juga menentukan klasifikasi minyak mentah sebagai manis (sweet) atau asam (sour). Sulfur bersifat asam sehingga semakin tinggi kandungan sulfur berarti dianggap asam, sedangkan semakin sedikit sulfur diklasifikasikan sebagai manis.

Berikut adalah beberapa penggolongan minyak bumi:

1. Brent Blend

Nama ini berasal dari lokasi geografis tempat minyak ini diekstrak. Campuran minyak jenis ini terutama berasal dari sumur yang berlokasi di laut utara Eropa.

Brent Blend dianggap sebagai minyak mentah manis dengan kandungan 0,37% sulfur dan kepadatan 38,06 derajat.

Itu sebab, minyak jenis ini dikategorikan sebagai minyak mentah ringan yang terutama digunakan untuk membuat bensin.

Sebagian besar Brent Blend diperdagangkan di Amerika Serikat dan negara-negara Mediterania.

2. West Texas Intermediate

Minyak jenis ini memiliki sulfur dan kepadatan rendah. Kandungan sulfur berkisar 0,24% dan gravity atau kepadatan 39,6 derajat.

Minyak ini disebut sebagai minyak mentah manis dan ringan dan dianggap memiliki kualitas baik untuk diolah menjadi bensin.

Penyulingan terutama dilakukan di daerah Teluk dan Amerika Serikat.

Minyak ini disebut pula sebagai WTI dan sering dijadikan acuan harga minyak global.

3. Russien Export Blend

Minyak jenis ini menjadi acuan bagi minyak mentah Rusia dan memiliki kepadatan 32 derajat serta kandungan sulfur 1,2%.

Kandungan sulfur tinggi membuat Russien Export Blend digolongkan sebagai minyak asam serta memiliki kepadatan sedang (medium).

Harga minyak jenis ini umumnya ditentukan dari dua lokasi utama pengiriman yaitu Italia dan Belanda.

4. Dubai Crude

Seperti namanya, minyak ini berasal dari salah satu negara penghasil minyak terbesar di dunia yaitu Dubai.

Minyak yang dihasilkan memiliki kepadatan rendah dengan gravity 31 derajat dan kandungan sulfur 2%.

Dubai Crude dijadikan acuan harga bagi minyak yang diekspor di Asia.

Nah dari 4 klasifikasi diatas, trader juga wajib untuk mengatui trading factsnya. Kenapa? Karena dengan mengetahui hal ini, seorang trader akan lebih mudah untuk merencanakan rencana tradingnya dengan perhitungan yang lebih akurat. Dari berbagai pialang/broker lokal maupun internasional, banyak sekali nama produk yang mereka gunakan, baik itu dengan kode COLS,CLS10,WTI-Oil,Crude CLS, dan lain sebagainya. Nah yang perlu kita ketahui adalah:

  1. Contract Size : 1000 barel
  2. Margin Size : $2000 / 1 lot
  3. SWAP : Tidak Ada
  4. Roll Over Contract : setiap tanggal 18–25
  5. Digit : $__.00
  6. Rata-rata Pergerakan Harian : 150–250 poin/hari
  7. Sesi : 3 sesi ( Asia, Eropa, dan Amerika)

Dimana perhitungan margin size dapat dijadikan patokan perhitungan

jumlah transaksi dan modal yang akan kita gunakan. Sejauh ini saya selalu menyarankan rekan-rekan minimal memiliki ketahanan dana sebesar 10 lot. Jika dilihat dari nilai margin yang digunakan $2000/lot, maka setidaknya rekan-rekan harus memiliki ketahanan dana sebesar 10x$2000 = $20.000 untuk menjaga keamanan dananya. Pertanyaannya, bisa ga lebih kurang dari itu?Sangat bisa, yang akan menjadi pertimbangan kita adalah:

  1. Jumlah Lot : Standar,Mini, atau Mikro LOT
  2. Leverage : 1:50,1:100,1:250,1:500,1:1000,1:2000, atau 1:3000

Nah dengan 2 hal diatas rekan-rekan tidak perlu khawatir soal ketahanan dana. Semisal rekan-rekan tetap ingin bertransaksi dengan leverage 1:100, maka pertimbangkan penggunaan jumlah LOTnya. Yap, rekan-rekan dapat menggunakan mini atau mikro LOT. dengan jumlah transaksi 0,1 dan 0,001. Sehingga margin size nya menjadi $200 dan $20, dengan kata lain jumlah modal yang digunakan menjadi lebih sedikit yaitu $2000 dan $200 untuk dapat bertransaksi di pasar bursa.

Namun jika rekan-rekan tetap ingin bertransaksi menggunakan 1 LOT untuk memanen hasil yang lebih besar, maka saya sarankan untuk mempertimbangkan opsi kedua, yaitu menggunakan kebijakan Leverage. Mungkin rekan-rekan dapat menggunakan leverage 1:1000 atau 1:2000. Hal ini akan dapat mengurangi beban margin size. Jika rekan-rekan menggunakan leverage 1:1000 maka rekan-rekan hanya menggunakan margin size sebesar $200/lot, sedangkan jika menggunakan leverage 1:2000 maka hanya menggunakan margin size sebesar $100/lot.

Bayangkan jika rekan-rekan menggunakan jumlah lot MINI dan leverage 1:2000, yaaa… betul sekali, kita hanya membutuhkan margin size sebesar $10 saja. Jadi bisa kita hitung sendiri berapa kekuatan modal minimal yang harus kita gunakan. 10x$10 = $100 saja. Nah, dari pembahasan-pembahasan diatas semoga dapat memberikan rekan-rekan informasi yang bermanfaat, karena dunia perdagangan berjangka/trading sangatlah luas dan berpotensi untuk kita pelajari. Persaingan global, bisnis lokal, dan bisnis rill saat ini membutuhkan banyak biaya. Tidak hanya biaya untuk aset yang akan terdepresiasi maupun yang terapresiasi. Namun dengan menggunakan modal yang dapat kita sesuaikan sendiri tanpa biaya-biaya produksi yang mahal, kita tetap dapat meraup pundi-pundi rupiah yang cukup lumayan.

Sebagai gambaran, Modal $1000, leverage 1:2000, LOT standar. Dimana perpoinnya kita menghasilkan $10, jika dalam 20 hari kerja pasar bursa kita hanya mengambil sedikitnya 5 transaksi dengan target 20 poin saja, dalam satu bulan kita akan menghasilkan.

20 poin x 5 = 100 poin

1 poin = $10, maka satu bulan kita meraup keuntungan: 100 poin x $10 = $1000

Yap, BEP istilahnya. Menarik?? Sangat menarik…hehe

Nah dana $1000 itu kuat tidak?

Mari kita lihat: leverage: 1:2000, LOT standar, maka margin size yang kita gunakan hanya sebesar $100/lot. Ketahan dana minimal 10 lot, maka 10x$100 = $1000. Masuk hitungan kan.

Nah, bagaimana sih kita memulai bertransaksi ataupun proses belajarnya? Kami akan membantu proses pembelajaran rekan-rekan secara intensive. Kami memiliki program belajar berkelompok, dan itu semua GRATIS! ingat GRATIS! Kami akan memfasilitasi pembelajaran rekan-rekan baik itu dengan bertemu langsung maupun by phone. So, Please contact our support ASAP yak…

“Belajar itu tidak pernah ada kata TERLAMBAT! Yang menjadi peghambat itu ada MAU atau TIDAKnya kita untuk melangkah dan menerima informasi pembelajaran baru”.

“KEUNTUNGAN itu NYATA, tapi KERUGIAN itu PASTI jika kita tidak mengetahui”

Salam hormat saya, keep strugling, learning, and be positive. Lets Talk About Futures, Lets Go Ahead.

Print This Post

http://www.mypipconsulting.com/2016/09/20/anda-trader-minyak-mentahketaui-4-jenis-minyak-yang-diperdagangkan/

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.