Masih Terlena dengan Kesibukan Hampa

Manusia adalah makhluk yang unik. Otak manusia selalu terisi, bahkan ketika dia nganggur. Kegiatan pun selalu ada, walaupun dia mengatakan bahwa dia lagi nggak ngapa-ngapain.

Coba deh kita perhatikan diri kita. Bukankah ketika kita lagi berdiam diri, nggak ngapa-ngapain, kita akan segera melakukan aktivitas? Entah secara sadar maupun secara tidak sadar?

Yap, kita selalu beraktivitas.

Sepanjang perjalanan kehidupan manusia, kita pada akhirnya bisa menstereotipkan manusia-manusia lain. Ada manusia yang kita katakan rajin, ada pula manusia yang kita katakan pemalas.

…ada pula manusia yang kita katakan rajin melakukan hal yang sia-sia.

Apa sih manfaatnya ngeklik-ngeklik Facebook berjam-jam?

Apa sih manfaatnya nyetalking akun-akun Instagram orang?

Apa sih manfaatnya mantau timeline Twitter kita?

Ada kah manfaatnya?

Apakah kamu menjawab bahwa kesemua itu nggak ada manfaatnya?

Lantas, apa landasan kamu mengatakan bahwa hal-hal tersebut nggak ada manfaatnya?

Ya, kebanyakan kita akan mempertimbangkan pada kemanfaatan buat masa depan kita, nggak peduli apakah sebenarnya hal-hal tersebut ada manfaatnya atau nggak.

Dunia diisi dengan orang-orang bodoh yang pura-pura sibuk.
— Devil’s Advocate

Sumber gambar: brightsideschool.blogspot.com