Gerakan Sukarelawan Mengajar (Volunteer Teacher)

Pendidikan merupakan hal yang sangat penting dan tidak bisa lepas dari kehidupan, karena pendidikan merupakan alat yang menentukan seseorang untuk mencapai kemajuan di segala bidang kehidupan. Pendidikan juga merupakan tanggung jawab dari semua pihak, sehingga semua orang bisa merasakan dan menjalani pendidikannya dengan baik. Namun tidak semua pendidikan disuatu daerah berjalan dengan baik, ada berbagai permasalahan yang masih dihadapi diantaranya adalah minimnya tenaga pendidiknya.

Minimnya tenaga pendidik di suatu daerah merupakan permasalahan yang harus diatasi baik oleh pemerintah setempat, dinas pendidikan maupun masyarakat sekitarnya. Minimnya tenaga pendidik juga disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya adalah minimnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan bagi masa depan anak. Selain itu adanya permasalahan kebudayaan (culture) dan letak demografi membuat banyak tenaga pendidik sulit untuk menjalani tugasnya dengan baik.

Program sukarelawan mengajar merupakan progam bentuk kepedulian dari individu maupun suatu masyarakat atau golongan tertentu dalam dunia pendidikan. Adanya program sukarelawan mengajar (volunteer teacher) diharapkan bisa membantu proses belajar mengajar yang selama ini masih terbatas akibat minimnya tenaga pendidik, khsususnya di daerah-daerah terpencil. Selain adanya proram guru bantu dan guru SM3T yang sudah lama dicanangkan oleh pemerintah pusat, program sukarelawan mengajar ini juga masih tetap diharapkan dan dibutuhkan.

Seperti halnya yanng dilakukan oleh Yayasan Agro Harapan yang bekerja sama dengan Presidium Ikatan Sarjana Katolik dan didukung oleh Dinas Pendidikan Nabire dalam melakukan program sukarelawan mengajar di SD Inpres Sima Distrik Yaur Kabupaten Nabire beberapa waktu lalu. Kegiatan program tersebut dilakukan dengan memfasilitasi 4 orang tenaga pendidik untuk mengajar di sekolah dasar tersebut.

Program tersebut telah dilaksanakan sejak Februari 2015 hingga sampai saat sekarang ini sehingga diharapkan proses belajar mengajar bisa dilaksanakan dengan baik. Proses belajar mengajar dapat meningkat secara nyata, meminimalisir tingkat ketidakhadiran siswa yang selama ini masih cukup tinggi, serta dapat membantu tercapainya proses belajar mengajar yang baik. Adanya program sukarelawan mengajar juga dapat memotivasi guru-guru yang lain untuk tetap bersemangat dan tetap mengabdi melayani masyarakat dalam memberikan ilmunya dibidang pendidikan.

Selain mendukung dan melaksanakan program sukarelawan mengajar, PT. Nabire Baru melalui Yayasan Garo Harapan juga turut meberi beasiswa bagi para guru mengajar yang ingin melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi, sehingga kedepannya ilmu yang didapatkan mereka bisa di implementasikannya kepada anak-anak di wilayah tersebut.

A single golf clap? Or a long standing ovation?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.