Di Kereta

foto: Vagabondish

Suatu hari di kereta aku melihat seorang tua duduk menatap ke luar jendela. Ketika aku duduk di sebelahnya, dia sama sekali tak menoleh untuk sekadar basa-basi menyapa. Ketika kereta memasuki wilayah Yogyakarta dari arah timur, perempuan tua yang sedari tadi diam itu menatap lemah ke arahku.

“Ini masuk Jogja?” tanyanya ramah meski suaranya pelan.

“Iya, mau turun di sini Bu?” tanyaku, kukira aku sedikit tersenyum.

“Tidak,” jawabnya, kemudian kembali menoleh ke luar jendela.

“Oh….”

“Saya dulu pernah tinggal lama di sini, dulu sekali saya kira ini tempat terbaik. Sampai kemudian saya tahu, tempat terbaik itu terkadang cuma soal mimpi,” katanya pelan sebelum terjatuh tidur dan diam.

Like what you read? Give Nafilah a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.