Akulah yg duduk di B nomor 27
Ketika aku tahu kau akan berada di tempat itu
Aku duduk di kursi B-27, untuk menemukanmu
Kupandangi tiap wanita yg ada di ruangan itu
Namun kaulah yg berada di bawah cahaya yg sekejap saja memenuhi pikiranku
Akulah yg duduk dikursi itu
Tak membawa apapun yg sesuai dengan kegiatan itu
Hanya ingin tahu bahwa kau berada di tempat itu
Agar aku bisa menemukanmu dan sedikit bercerita padaku
Namun hanya harapku saja
Saat kau dipanggil dengan pengeras suara yg sayup-sayup
Aku mengetahui bahwa kaulah yg mengenakan kebaya merah
Sesuai dengan rona dipipimu
Aku duduk disini dan kau berada di panggung sana
Mengetahui bahwa ternyata sekarang kau lebih dari segalanya
Hingga akhirnya ku mendatangimu
Bukan untuk mengabarimu bahwa aku datang dengan susah payah
Meninggalkan segala aktivitasku hanya untuk menemuimu
Tapi hanya kata-kata selamat yg bisa kuucap
Seperti orang-orang lain yg menghampirimu
Namun aku cukup bahagia, karena aku bisa mengabadikan dirimu dengan teman-temanmu
Cukup kau tahu bahwa akulah yg mengabadikan momen bahagiamu
Terimakasih
Akulah yg duduk di kursi B-27 tersebut
