Si Hina dan Papa yang Keren

“Ketahuilah, sesungguhnya manusia benar-benar melampui batas, karena dia melihat dirinya serba cukup.” (QS 96 : 7 – 8)
“Sebaik-baiknya waktumu adalah ketika menyadari kepapaanmu dan engkau pun kembali mengakui kerendahanmu”
"Maksiat yang melahirkan rasa hina dan papa lebih baik daripada ketaatan yang melahirkan rasa bangga dan kesombongan.”

Ibnu Athahilah