Sampah dan Selisih Harga

Saya sering banget denger orang (no offense, terutama perempuan) bilang gini : “Ih, harga sabun di Indo-something lebih mahal gopek daripada di Alfa-something. Kalau beli sepuluh kan udah goceng tuh. Coba bayangin, sehari berapa juta orang yang beli…ckckck, mahal banget deh ih”

Yup, tapi faktanya, kalau kita beli satu ya cuma selisih harga gopek, nggak harus bayar jutaan toh? Jadi ya sudahlah yaaa, nggak usah ngomel kalau belinya cuma satu, bukan seribu.

Saya rasa pemikiran semacam itu lebih berguna ketika ngomongin sampah.

Jadi ketika buang sampah sembarangan, jangan bilang “Ih, saya kan cuma buang satu bungkus plastik, nggak akan mencemari lingkungan kan?”.

Tapi, cobalah mengambil logika selisih harga tadi, jadinya “Kalau saya buang sembarangan satu bungkus plastik, dan ada berapa juta orang yang masing-masing cuma buang sebungkus juga, jadinya jutaan sampah plastik mencemari lingkungan dong ya”.

Yup, faktanya dari jutaan sampah yang teronggok di pinggir jalan, atau di pinggir kali itu, salah satunya bisa jadi adalah selembar plastik bekas yang kita lempar sembarangan. Dan, voilà, sedikit-sedikit, lama-lama menjadi bukit.

Yuk cintai lingkungan, karena disana jugalah kisah cintamu akan berjalan :*

Show your support

Clapping shows how much you appreciated NanaKu’s story.