Counter Strike dijadikan salah satu mata pelajaran ?

Banyak orang yang berpendapat bahwa bermain video game itu hanya menghabiskan waktu dan juga uang. Tapi di Swedia ada sekolah yang menjadikan video game sebagai salah satu mata pelajaran.
Strombacks Folkhogskola adalah salah satu sekolah di Swedia yang menjadikan Counter Strike sebagai mata pelajaran. Program ini dibuat untuk para siswa yang sangat suka bermain video game Counter Strike, juga untuk para siswa yang ingin meningkatkan kemampuan bermainnya tersebut.
Dikutip dari Sooperboy.com Selain siswa menjadi atlet e-sport yang profesional, mereka juga dilatih untuk menganalisa permainannya, mengambil keputusan yang tepat, juga agar para siswa mampu menjadi atlet e-sport yang memiliki pikiran postif dan berkelakuan baik.
Selain itu, sekolah ini ingin membuktikan bahwa bermain video game tidak selalu menghabiskan uang, bahkan menghasilkan. Dilansir dari duniagames.co.id ketika WESG (World Electronic Sport Games 2016) EnvyUs sebagai pemenang CS:GO membawa pulang hadiah sebesar $800.000 ini menjadi hadiah terbesar dalam turnament CS:GO
Harapannya dengan dijadikannya Counter Strike sebagai salah satu mata pelajaran, dapat merubah peta industri game yang sampai saat ini pria lah yang banyak mendominasi. Jadi, akan lahir juga wanita wanita yang kompeten dalam bermain video game tersebut.
Swedia adalah negara pertama yang menjadikan Counter Strike sebagai salah satu pelajaran. Selain itu negara negara maju dan berkembang lainnya juga sudah mulai mengikuti. Sepertinya Indonesia belum cocok jika dibuat program yang sama, karena sistem pembelajaran di Indonesia masih banyak yang harus di perbaiki, tidak seperti Swedia yang sistem pembelajarannya sudah terlihat sangat baik.
Sumber : dirangkum dari Infia Tech