Eta Terangkanlah, Etalase!

Cerita singkat tentang “Etalase”, agregasi berita yang dikreasi dan dikurasi oleh mesin dengan platform Google Sheet.

Ya, saya memang sedang penasaran mengapa belakangan, Dewi Sanca menyelinap jadi topik populer di kanal News!

Makin sini, saya makin kagum dengan fitur-fitur yang dimiliki Google Sheet. Bukan sekadar platform tabulasi data, lewat Google Sheet juga ternyata memungkinkan penggunanya untuk membuat agregator konten (launcher) abal-abal.

Dari kemungkinan tersebut, saya mencoba membuat Etalase. Definisi singkatnya, Etalase adalah gerbang menuju konten-konten yang saat ini sedang ramai diperbincangkan publik. Algoritmanya, Etalase meramu konten-konten yang masuk kategori populer, headline, dan terkini dari sejumlah media nasional dan Google News. Caranya sederhana: hanya memanfaatkan fitur segala-import yang dimiliki Google Sheet.

Big Headline di Etalase.

Konten-konten akan otomatis terupdate setiap 15 menit, dalam beberapa gulir, penggunanya sudah mendapat garis merah topik dan berita-berita yang sedang populer di mata masyarakat maya Indonesia.

Selain itu, berita-berita yang ditampilkan dietalase, otomatis mendapat rubrikasi sesuai kanalnya. Di Etalase News misal, saya kelompokkan menjadi empat kategori umum dan satu kategori khusus, yakni: Nasional, Global, Kriminal, Regional, dan News (general). Satu kategori khusus diset berdasarkan topik spesial yang paling ramai dibicarakan publik. Datanya, otomatis diset berdasarkan keyword paling banyak muncul di berita-berita yang muncul di Etalase dengan kepala rubrik, topik-topik yang disediakan oleh Google News.

Rubrikasi ini adalah satu-satunya “investasi” tangan manusia dalam Etalase. Untuk mengeset berita mana masuk kategori mana, kurator hanya perlu menambahkan database keyword terkait, misal “Jokowi” dalam Nasional, “Aung San Suu Kyi” dalam Global, “Bandung” dalam Regional, dan “Pembunuh” dalam Regional.

Di luar cakupan tersebut, biarkan tangan mesin yang bekerja.

List berita dan oto-rubrikasi dalam Etalase

Menyisipkan Personalisasi ke dalam Stream

Etalase hanya punya satu navigasi, yakni field untuk memilih topik-topik populer yang sesuai preferensi penggunanya. Karena saya yakin, stream yang lebih personalized, membuat pengguna lebih nyaman untuk menggulirkan halaman daftar artikel.

Memilih topik populer dalam Etalase

Dalam “Topik Favoritmu”, pembaca disediakan beragam topik populer yang saat ini ramai diperbincangkan di ranah News. Topik yang dipilih ini, saya sisipkan juga di dalam stream dan satu section khusus di halaman baca gulir ketiga atau keempat.

Favorit Section di Etalase

Selain itu, untuk membuat topik favorit lebih personal, opsi topik yang ditawarkan juga akan menyesuaikan dengan topik favorit yang dipilih. Simak perbandingan opsi topik di bawah ini:

Dalam Topik “Dewi Sanca”, terdapat topik “Kabupaten Intan Jaya”, “Bupati”, “Natalius Tabuni”, dan “Inspektorat Jenderal”. Sementara itu di topik “Aris Budiman”, terdapat topik “Novel Baswedan”, “Anies Baswedan”, “Brigadir Jenderal Polisi”, dan “Bambang Widjojanto”.

Hal ini membuat opsi makin fleksibel dan fluid. Sehingga meskipun pengguna hanya memiliki satu area yang bisa “dioprek” di navigasi, namun diharapkan fitur ini tepat guna dan banyak manfaat bagi mereka.

Bonus: Reddit!

Salah satu hal yang saya masukan dalam Etalase adalah Reddit, alasannya karena saya suka Reddit, :p. Agar terlihat kontennya lebih kaya, saya sertakan juga top komentar di masing-masing threadnya.

Reddit di Etalase

Terima kasih telah membaca sampai akhir tulisan. Bila ada yang berminat untuk berdiskusi dan mencoba Etalase, silakan simak dan tinggalkan komentar di: https://docs.google.com/spreadsheets/d/1dD18QMp3_VCVpFwKYeoG87RAM6_qlAEWM41NKVJgbrA (direkomendasikan membaca via apps Google Sheet)

Karena saya yakin masih banyak kekurangan dari Etalase, dan mungkin input dari Anda bisa membuat Etalase lebih nyaman digunakan dan lebih bermanfaat ke depannya.

PS: Bagi yang berminat untuk melihat dua produk lain: Etalase HYPE dan Etalase BIZZ, silakan tinggalkan email di kolom komentar tulisan ini untuk mendapat invitation, :).

Show your support

Clapping shows how much you appreciated Mohammad Andi Perdana’s story.