BACA SAJA.
Kemudian dalam diskusi tersebut seorang perempuan berkata demikian :
“saya tidak suka melihat anak-anak sekarang yang kecanduan dengan K-Pop dan hal hal lainnya yang berkaitan dengan Korea, memuja- muja mereka. Apa itu!”
Aku pun berpikir sebentar dan mengacuhkan diskusi tersebut.
Apakah mereka berada satu tingkat lebih rendah ketika mengagumi hal-hal tentang Korea?
Kita sering meledek teman atau sahabat yang mengagumi K-Pop dan sejenisnya, tapi kita lupa untuk bercermin pada diri kita sendiri yang hampir dari belasan tahun terkagum-kagum dengan budaya barat (western).
Budaya Hallyu (Korea) yang terjadi saat ini merupakan hal yang baru. Tidak seperti budaya Barat yang sudah lama menjamur merata di setiap negara. Bahkan kadang menjadi pakem untuk membuat film atau bermusik sekaligus.
Saat ini hampir tiap orang menyukai drama Korea yang mungkin begitu didramatisir, sampai membuat wanita atau bahkan pria yang menonton menitihkan airmata, boyband serta girlband yang penampilannya begitu menarik. Sebagian orang mungkin berpikir bahwa menyukai budaya Hallyu adalah orang-orang yang berada di kelas dua, dan kelas satu adalah pengagum budaya barat.
Betapa munafiknya kita yang meledek mereka dengan anggapan bahwa budaya Barat jauh lebih baik dibanding Korea.
Kita sering mengatakan bahwa kita mulai dijajah oleh budaya Korea yang masuk ke Indonesia, tapi kita melupakan banyak budaya barat yang telah memasuki ruang-ruang kepala anak muda dari zaman dulu sampai sekarang yang mengagumi bahkan mencintai budaya barat.
Aku malah lebih menyukai kita yang terkagum akan budaya ketimuran, daripada mengagumi budaya barat yang telah menjajah kita bertahun tahun.
Tak usah beri ledekan kepada mereka yang menyukai budaya korea, cukup bercermin betapa dirimu mencintai budaya kebaratan itu.
DARI : AKU YANG MUNGKIN PENGAGUM KEBARATAN, MAAFKANLAH