Akhir Pekan
Bangun pagi dan kau adalah sesuatu yang selalu terlambat.
Buku-buku diatas keningku tak memberi ruang untuk bernafas.
Tak pula sajak-sajak perpisahan dalam buku-buku itu.
Ketika aku bangkit, kusadari ini adalah akhir pekan.
Akhir Minggu yang kuisi dengan mendengarkan lagu-lagu,
sambil sesekali melihat sosokmu di kejauhan angan.
Atau sambil berdoa, balas tatapmu akan meringkas jarak.
Atau sambil berharap, aku akan menjadi wanita dalam puisimu.
Kapan-kapan, kau harus masuk kamarku.
Dindingnya berwarna putih membosankan.
Namun, kau akan menebakku dengan gampang,
melalui tulisan-tulisan yang berserakan
dan melulu tentang kau.