Games 2 Bunsay IIP #Day8
Mengatasi Kebiasaan “ngempeng” si Kecil
Setelah membaca tulisan yang dari sebuah blog: http://mylittlebow.blogspot.co.id/2014/01/bayi-ngempeng-puting-2.html, saya mencoba untuk mempraktekkan langkah-langkah yang dianjurkan agar si kecil tidak terbiasa “ngempeng”.
Langkah pertama adalah memastikan bayi melekat pada payudara ibu dengan benar (good latching on). Ciri-ciri bayi melekat dengan benar adalah mulut bayi terbuka lebar, areola ibu masuk hampir seluruhnya ke mulut bayi, dagu bayi menempel pada payudara ibu, bayi dapat melakukan gerakan menghisap-meminum-istirahat, dll. Posisi ini saya rasa paling optimal saat menyusui sambil duduk dan memangku Alya dengan bantuan bantal agar tinggi Alya pas dengan payudara. Yang sedikit sulit adalah memastikan ciri-ciri tersebut tercapai saat menyusui dengan posisi berbaring. Karena Alya sudah bisa miring, jadi terkadang lebih enak menyusui sambil berbaring karena punggung tidak terasa terlalu pegel, hehehe…
Langkah kedua adalah menggunakan teknik breast compression. Awalnya saya bingung bagaimana melakukannya, tetapi setelah melihat videonya ternyata teknik ini sederhana, tidak terlalu rumit. Cukup melakukan gerakan seperti meremas pada bagian payudara di dekat ketiak. Teknik ini dilakukan agar bayi tidak tertidur saat aliran ASI mengecil. Jika aliran ASI tak lagi deras, maka dengan melakukan breast compression, aliran ASI akan kembali deras selama payudara belum kosong. Teknik ini memastikan agar bayi benar-benar puas menyusu sehingga ia akan segera melepaskan payudara.
Langkah ketiga adalah dengan mengeluarkan puting dari mulut bayi saat ia terlihat sudah puas menyusu. Ini dapat dilakukan dengan cara memasukkan kelingking kita (harus bersih) pada mulut bayi untuk menahan mulutnya agar sedikit terbuka, dengan demikian puting dapat ‘lolos’ dari mulut bayi. Tindakan ini merupakan tindakan ‘pendisiplinan’ bahwa menghisap puting ditujukan untuk minum, bukan untuk bermain-main.
Akhirnya saya coba memperbanyak menyusui dengan posisi duduk daripada berbaring, terutama saat siang / pagi hari. Pada pagi hari sekitar jam 9, saya berhasil membuat Alya tidur tanpa mengempeng, tapi pada siang hari karena kondisi rumah agak ramai, Alya masih mencari-cari puting untuk menenangkan diri. Pada malam hari saat akan tidur, Alya saya susui hingga kenyang, jika dia berhenti saya coba melakukan breast compression. Setelah kenyang, Alya saya baringkan di tempat tidurnya. Saya tunggui tanpa membiarkannya “ngempeng” awalnya dia bergerak-gerak seperti tak nyaman sambil bermain-main, lama-lama dia tertidur juga. Saya terkesima, ternyata sayalah yang membiasakannya untuk selalu “ngempeng”, bukan dia yang minta selalu “ngempeng”. Alhamdulillah, ini pelajaran baru. Kita harus hati-hati agar tidak membuat si kecil terjebak dalam kebiasaan-kebiasaan yang tidak baik hanya karena kita tidak tega. Maafkan ibumu ini, nak…
#day8 #level2 #bunsayiip #tantangan10hari #melatihkemandirian
