Games 1 Bunsay IIP #Day6

Sebuah Kesepakatan

Pada challenge hari ke-6, saya membuat kesepakatan yang akan kami lakukan jika kami marah. Sebagai pasangan muda, kami masih meraba-raba karakter satu sama lain. Tak heran jika kami masih sering terkejut saat mendapati reaksi-reaksi yang belum kami ketahui satu sama lain sebelumnya. Hal ini merupakan sebuah pertanda bahwa kami menjadi semakin terbuka satu sama lain, bukan? Namun demikian kesepakatan tetap harus dibuat saat kita berpikiran jernih.

Marah merupakan luapan emosi yang wajar. Marah dapat dibagi menjadi dua, marah yang terkendali dan marah yang tak terkendali. Berbahagialah kita jika kita selalu dapat mengendalikan amarah kita, kalau tidak? Nah, inilah perlunya kita bertanya pada pasangan kita, apa yang beliau ingin kita lakukan saat beliau marah. Pun juga kita harus menjelaskan apa yang kita inginkan saat kita marah.

Setelah saya tanyakan kepada beliau, beliau pun menjawab:

Kalau aku minta dipeluk. Ya semoga saja ga sampai marah tak terkendali. Tak usahain pergi bentar ke kamar mandi atau jalan-jalan bentar trus balik lagi. Aku biasanya gitu kalau sudah marah banget. nyepi bentar. Kalau sayang lagi marah banget pasti langsung ku peluk. haha. biar g kabur. wkwk :p

Saya pun tertawa. Sering juga saya marah, dan beliau dengan sabarnya menghadapi saya. Haha… pelukan juga adalah bagian dari komunikasi, bukan? Semoga kami dapat membuat kesepakatan-kesepakatan lain berikutnya dengan logika dan itikad baik. :)

#day6 #tantangan10hari #komunikasiproduktif #kuliahbunsayiip #institutibuprofesional