Musik untuk Musim Ujanmu: Playlist №003 — Nrabas/Ngiyup

Noisebleed
Nov 1 · 1 min read

Semalam (31/10), Yogyakarta sudah hujan merata. Hujan yang jatuh di titik peralihan bulan ini seakan-akan menandai berakhirnya pancaroba, dan bermulanya musim hujan yang beneran.

Mendung yang menggantung sejak pagi tadi, membuat orang-orang bersiaga dengan mulai menyelipkan jas hujan atau payung di antara barang bawaannya. Mmm, tapi mungkin kamu enggak. Karena kamu bukan orang, wkwk ora ora.

Mungkin kamu termasuk sebagian orang yang menolak menghindari hujan dan memilih nrabas karena saking senengnya udah masuk musim hujan lagi. Atau, kamu memang tipikal yang santuy, jadi lebih milih ngiyup aja.

Yah, bagaimana pun kamu, setidaknya aku tetep bakal menyimpulkan bahwa beralihnya musim juga akan berdampak berubahnya pola aktivitas kita untuk setidaknya lima hingga enam bulan ke depan. Maka ku spekulasi, cepat atau lambat, payung atau jas hujan itu akan masuk juga ke dalam tas atau jok motormu, hahah.

Di luar payung dan jas hujan, ataupun mie instan dan teh anget, kami menyiapkan nrabas/ngiyup (playlist) buat kamu. Semoga ini bisa menyamankan aktivitasmu seharian, juga jadi temen ngiyup ataupun nrabas-mu. Dan semoga kamu (dan aku) dihindarkan dari pepatah Jawa yang mengatakan, “nrabas grimis malah klebes, mbasan ngiyup malah terang.” Hehe, enjoy! [Noisebleed — words by Noisebleed, playlist by Kavca Dio]

*dishuffle lebih asyik

Written by

Collective-based music webzine. Yogyakarta, Indonesia

Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade