Dari QA manual tester jadi QA automate tester? BISA!

Dalam suatu proses Software Development setelah Software Engineer selesai membuat aplikasi atau website dilanjutkan dengan proses testing. Orang yang melakukan testing disebut Software Tester, dikenal juga dengan istilah Quality Assurance atau biasa disingkat QA.
QA sendiri adalah posisi yang menentukan “Huwapakaahh Aplikasi dan Website bisa release setelah melewati serangkaian test???”.

NAH ngomong-ngomong soal test masih banyak QA yang melakukan secara manual. Jadi manual test itu melakukan test seperti yang user lakukan, bedanya lebih mendetail dan mencoba semua test case dari yang normal sampai yang absurd karena mencegah lebih baik daripada mengobati.
Misalnya user salah memasukkan password dan tau-tau bukan warning message ‘Password Incorrect’ yang keluar tapi malah force close atau bahkan message ‘Aku ingin balikan’ dari mantan *benteng pertahanan move on langsung runtuh seketika.

— Back to topic
Pasti banyak yang ingin bisa automate test demi masa depan yang lebih baik maksudnya lebih menghemat waktu dan bisa test fitur lainnya yang lebih kompleks. Tapi banyak yang masih mikir..
“Harus bisa coding kan?”
“Gue ga bisa ngoding, ngeluarin output Hello World aja gue mikir ;(“
“Tools automate test pada susah deh, ga ngerti gue ;(“
dan segala macam pikiran-pikiran lain yang memblokade untuk belajar automate test.
Namanya juga kerja di bidang teknologi yang perkembangannya cepat, jadi harus terus belajar dan improve yaa :D hohoho
Jadi coba dari sekarang untuk belajar basic coding karena tools ini juga membutuhkan skill coding meskipun ga harus yang advance banget. *Syukur-syukur punya skill coding yang advance ya. hehe

Ini rekomendasi tools yang okehhhh punya, mudah digunakan dan ga berat di kantong maksudnya ga berat saat test dijalankan.
Check this out!

Nama toolsnya adalah Katalon.
Free for download, fitur-fiturnya pun lengkap dan selalu update ❤
Katalon Homepage (https://www.katalon.com/)

Install dan cobain sekarang!

How to Install Katalon Studio (sumber: Youtube — Knowledge Transfer)

Setelah install dan siap untuk jalanin automate test tampilan depannya seperti ini:

Tampilan depan Katalon Studio

Di tampilan depan aja udah dikasih tau cara pakainya~ :D
Record -> Execute -> View.

Katalon sendiri bisa untuk test Website, Mobile and API.
Mobilenya sendiri pun bisa untuk test Android dan iOS.
Pokoknya lengkaaap deh~

Next time akan aku share untuk cara install atau menjalankan Katalon, kalau yang sekarang introduction dulu ya. hehe

Namun kalian bisa coba baca-baca documentationnya, discuss di forumnya ataupun tonton tutorial penggunaannya di Youtube.
Semua info yang diberikan sudah cukup jelas :) jadi jangan takut untuk mencoba :D

Katalon Documentation (https://docs.katalon.com/)

Sekian, introduction soal Katalon.
Selamat mencoba!

Thank You for Katalon Studio .