E-Commerce Sebagai Pendorong Pembangunan Ekonomi di China

Norma Novita
Nov 7 · 2 min read

E-commerce atau biasa disebut dengan bisnis online kini sudah tidak asing lagi terdengar. Masyarakat China pun kini pola belanjanya mulai bergeser, dari berbelanja dengan metode tradisional ke belanja dengan metode e-commerce. Tren belanja online ini terus berkembang dan mencatat pertumbuhan yang tinggi.

Dalam hal ini, pemerintah China meluncurkan program perluasan e-commerce ke pedesaan sebagai prioritas kebijakan nasional. Tujuannya adalah untuk mendorong pembangunan ekonomi pedesaan juga mengurangi kesenjangan ekonomi antara desa dan kota. Kebijakan ini terinspirasi oleh studi kasus di China: Platform e-commerce terbesar "Taobao" yang merupakan proyek dari Alibaba Grup. Taobao telah mencapai lebih dari 3000 tempat pasar pedesaan sebagai "Desa Taobao" berdasarkan penjualan online (AliResearch,2018).

Membawa e-commerce ke pedesaan membutuhkan lebih dari akses internet. Ada dua hambatan saat ini untuk perdagangan e-commerce pedesaan yaitu hambatan pengiriman dan metode pembayaran. Dalam program ini pemerintah berinvestasi dengan perusahaan besar dalam mengatasi dua hambatan untuk e-commerce.
Untuk mengatasi hambatan pengiriman, perusahaan e-commerce membangun gudang di dekat pusat kota sebagai tempat untuk pengiriman paket pedesaan. Pemerintah juga sepenuhnya mensubsidi transportasi antara pusat kota ke dan dari desa. Sedangkan untuk mengatasi hambatan pembayaran, perusahaan e-commerce memberikan sistem pembayaran digital mobile, selain itu penduduk desa juga bisa membayar setelah menerima produk mereka secara tunai.

Perkembangan bisnis online ini memberikan dampak positif. Biro statistik Nasional China mencatat bahwa penjualan ritel online di China mencapai USD752 miliar pada tahun 2016, jumlah tersebut mengalami pertumbuhan 26,2% dari tahun 2015. Pertumbuhan e-commerce di China di dorong oleh pedesaan China dibandingkan di perkotaan.

E-commerce dimaksudkan untuk meningkatkan pendapatan pedesaan melihat permintaan yang lebih tinggi untuk produksi lokal. Disisi lain, masyarakat desa mempunyai tingkat konsumsi yang tinggi. Oleh karena itu, pemanfaatan e-commerce di pedesaan menjadi hal penting di China. Dengan e-commerce, masyarakat desa bisa menggunakan atau mengkonsumsi barang seperti di kota.


Referensi : https://economicdynamics.org/meetpapers/2018/paper_114.pdf

    Norma Novita

    Written by

    Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
    Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
    Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade