Menggunakan Medium

Nulis sebenarnya mengasyikan. Tak Percaya? Coba, Tulis apa yang kamu pikirkan, lalu baca. Ternyata Pencipta kamu memberkati kamu dengan bakat yang luar biasa, otak kamu yang berfikir, tangan kamu yang menulis, mata kamu yang membaca, hati kamu yang merasa. Organ yang berbeda berkordinasi, lalu masing — masing berperan dan berproses. Ada gerak dan energi disana, secara hukum fisika tentunya yang tertulis tak akan berhenti pada lembaran kertas. Apa yang kamu tulis, itu bisa jadi jalan ilmu bagi yang membacanya.

Awal mula saya tertarik menulis adalah karena saya terkesan dengan beberapa penulis fiksi macam Pramoedya, A.A Navis, Andrea Hirata, Kang Abik bahkan Raditya Dika, Non-fiksi seperti para pembaharu Islam Abul A’la Al Maududi, Sayid Sabiq, Sayid Muhammad Nuh, Motivator Mesir Muhammad Al-Ariefi, sampai penulis fenomenal dari barat John C Maxwell dan Malcolm Gladwell. Kalau Saya di Indonesia kayanya saya belum nemu buat penulis non fiksi yang asyik (mungkin ada referensi?) dan mungkin tambahannya penerjemah keren model Ali Audah dan… maafkan saya cuma tahu beliau. hehe. Karya mereka asyik untuk dibaca dan bisa menginspirasi banyak orang.

Dan… Menulis tampaknya sudah jadi kebutuhan bagi saya, bahkan candu. Adapun kenapa tulisan ini di pubikasikan, semata — mata niatnya ingin berbagi. Harapannya secara umum, semoga ada manfaat yang bisa diraih, baik bagi saya yang menulis maupun yang membaca. Juga ada harapan khusus, kelak yang saya bagikan ini bisa jadi suatu karya yang dapat membantu mengilhami orang lain untuk berbuat lebih baik dan bermanfaat dalam kehidupannya.

Karena apa yang saya tulis ini niatnya ingin dibagi, maka perlulah wadah untuk membagikannya. Sering saya membagikan tulisan saya di facebook lewat update status, Namun karena tulisan di facebook suatu hari akan tertimbun dan pengelolaannya tidak terarsip, akan sulit menemukan tulisan — tulisan tersebut. Lanjutlah saya beralih ke penyedian layanan web logger seperti Blogger, lalu Wordpress, kemudian Tumblr dan terakhir Medium. Dan saya menemukan hal — hal yang kemudian akan cocok jika tulisan — tulisan saya disegmentasikan lalu dipasang di masing — masing wadah tersebut.

Mungkin ini sedikit promosi juga sih

Buat tulisan tematik dan tutorial saya akan rutin pasang di realbil.blogspot.com
Buat tulisan yang butuh kontribusi dari yang lain supaya bisa jadi macam majalah itu nanti segera launching di wordpress
Dan Buat tulisan tentang ide, gagasan dan hal — hal acak yang sepertinya perlu untuk ditulis, Medium sepertinya akan jadi tempat yang cocok.
Untuk Tumblr, mungkin cocok buat berbagi desain grafis, ilustrasi dan meme terbaru, tapi… sepertinya saya tak akan fokus kesana.

Nah, ini mungkin salah satu tulisan acaknya yang dibagi, selanjutnya semoga kita bisa berbagi hal — hal asyik lainnya.

Salam