I D R A K

1/
SENJA
Senja seringkali memberikan hal dan perasaan yang tidak terduga.
Jatuh cinta yang tiba-tiba
atau
luka.

Seperti semacam tanda
tentang keindahan yang betapa 
dan sebentar.

Senja menyemburat dengan pesona
dengan jingga yang paling
dengan hal yang membuat mataku enggan berpaling.
Lalu hanya gelap dan kelam
yang gigil dan yang panjang
juga
lengang genting yang terbaring.

2/
KETULUSAN
Kubayangkan diriku kini
menjadi
layang-layang. 
Yang berusaha tegar 
menahan amuk angin 
dengan sepasang tangan yang membuatnya tetap seimbang.

Kubayangkan itu adalah tanganmu.
Tangan halus yang terus berusaha dengan tulus.
Memegang dan menjaga
benang yang menghubungkan 
kau dan aku
Agar tak segera putus.

Sesekali ingin kuajak kau terbang.
Menikmati deru angin
dan
hal lain di atas ketinggian.
Tapi
kau lebih senang di bawah sana.
Memegang benang 
dan 
memastikan semuanya baik-baik saja.

3/
HARAP
Aku tak ingin menjadi layang-layang
juga tidak ingin
terlalu jatuh cinta pada senja.
Jika keduanya membuat 
kau dan aku 
tidak bisa bersama.

Aku ingin menjadi 
sesuatu yang sepasang.
Yang membuat
kau dan aku
bisa bergerak beriringan.
Membuat kau dan aku berjuang dan saling mengindahkan.

Sebab cinta bukan tentang seorang, kan?

Aku ingin
menjadi sepasang kekasih 
yang berjalan 
pada derasnya hujan.
Dengan payung yang 
kau dan aku pegang.
Yang saling menjaga dari basah
juga dingin 
yang menggigilkan tubuh.

Aku ingin menjadi 
kita
tanpa ia atau dia.
Tanpa tanda baca atau kata yang lain
setelahnya.


Kota Hujan, 23 Maret 2016

Show your support

Clapping shows how much you appreciated Nugraha Sinaga’s story.