Jajal Klub Asing Pertama, Hasil Akhir Persib vs Aryan Gymkhana (Masih) Simpang Siur

Ilustrasi pertandingan Persib temp dulu

Sebagai salah satu klub sepakbola dengan nama besar di Indonesia, Persib Bandung banyak menorehkan catatan sejarah penting dikancah persepakbolaan nasional. Secara prestasi, sejak terbentuk pada tahun 1933, klub berjulukan “Maung Bandung” itu total telah menelurkan tujuh gelar juara, baik saat era Liga Perserikatan maupun Liga Indonesia.
Selain itu, sejak tahun 50-an Persib pun dikenal sebagai salah satu klub Indonesia yang sering menggelar pertandingan internasional. Tak main-main, lawan yang pernah dihadapi pun bukanlah lawan sembarangan. Beberapa nama tenar seperti AC Milan, PSV Eindhoven, dan Ajax Amsterdam merupakan klub yang pernah menjajal kekuatan Persib.

Aryan Gymkhana, tercatat menjadi klub luar negeri pertama yang melakukan laga ujicoba melawan Persib. Beberapa sumber menyebutkan bahwa klub asal India Selatan itu merupakan tim gabungan dari angkatan perang dan kepolisian India.Namun menurut www.rsssf.com, Aryan merupakan tim yang dihuni oleh berapa pemain asal klub Liga India dan para pemain yang berlaga di Olimpiade 1948.

Tercatat, Aryan merupakn tim yang kerap melakukan uji coba dengan tim-tim asal Asia Tenggara. Pada tahun 1949, selama dua bulan (Oktober-November) Aryan pernah menggelar tur di Singapura dan Malaysia. Dalam kesepatan tersebut, klub yang saat itu ditangani duet pelatih N.R. Murthy dan B. Ramaswamy itu mampu meraihn hasil 19 kemenangan, enam imbang, dan dua kalah. Kemenangan Aryan masing-masing dibukukan saat mereka mengalahkan Singapore Civilians 4–2, All Singapore 1–0, Negri Sembilan 2–1, Selangor FA 2–1, dan All-Selangor 3–1.

Laga ujicoba itu sendiri merupakan salah satu rangkaian persiapan Persib untuk menyambut datangnya kompetisi musim 1952. Beberapa pilar seperti Aang Witarsa, Amung, Anda, Ganda, hingga Freddy Timisella disebut-sebut sebagai pemain yang mengisi skuad Persib dalam laga persahabatan itu.
 
Namun sayangnya, hasil akhir dari laga yang berlangsung di Stadion Sidolig (Stadion Persib — Red) pada bulan Mei 1952 itu samar. Beberapa sumber menyebutkan bahwa pertandingan berakhir imbang, dengan skor yang tidak diketahui. Sumber lain menyebutkan baha Persib mampu memenangkan pertandingan tersebut dengan skor 4–1, gol Persib dicetak oleh Tanoe dan Freddy Timisela yang masing-masing mencetak dua gol.

Tapi, ada data lain yang merujuk bahwa dalam partai uji coba tersebut Persib menelan kekalahan 1–4 dari Aryan. Sebab pada tahun yang sama, Aryan pernah melakukan tur di Indonesia. Saat itu, mereka berkesempatan menjajal kekuatan tujuh klub nasional.

Dari hasil tur tersebut, Aryan mengemas empat kemenangan dan tiga hasil imbang. bestofinsta.org menyebutkan, kemenangan Aryan didapat saat menjajal Indonesian Chinese dengan skor 4–2, membekuk All Djakarta dengan skor 2–1, menumbangkan Jogjakarta 1–0, dan kemenangan dari tim Bandoeng XI dengan skor akhir 4–1.

Misteri yang belum terpecahkan hingga kini adalah, apakah tim Bandoeng XI merupakan sebutan lain untuk Persib? Sebab, tidak ada catatan yang menyebutkan, bahwa Aryan menggelar dua pertandingan uji coba di Bandung.

Kesimpang siuran hasil pertandingan uji coba antara Persib melawan Aryan bertahan hingga hari ini. Namun satu hal yang pasti, selain menjadi klub asing pertama yang beruji coba melawan Persib, Aryan pun menjadi satu-satunya klub asal India yang pernah dijajal kekuatannya oleh klub asal Kota Kembang itu pada pertandingan uji coba.

Setelah itu, Persib pun mulai rajin menggelar pertandingan uji coba melawan klub asal luar negeri, terutama tim-tim asal Eropa Timur. Hal tersebut, dikarenakan Kentalnya hubungan bilateral Presiden Soekarno dengan negara berhaluan kiri. Tercatat, beberapa tim seperti Jerman Timur, Bulgaria, Hongaria, Cekoslovakia bahkan pernah bertarung melawan Persib.

Bahkan, satu tahun setelah beruji tanding melawan Aryan, tepatnya pada Agustus 1953, Persib berkesempatan untuk bertanding melawan tim nasional junior Yugoslavia. Dalam pertandingan yang digelar di Lapangan Ikada, Jakarta itu Persib dicukur habis Yugoslavia dengan skor telak 1–8. Kekalahan itu, disebut-sebut sebagai salah satu kekalahan terburuk yang pernah dialami Persib.

Tulisan dari Septian Nugraha, dimuat di Harian Umum Galamedia Edisi 314, Selasa (13/9). Diolah dari berbagai sumber.

Photo: Net