[MUDAH] Cara Menentukan TDC (Top Dead Center) Mesin Mobil

Cara Menentukan TDC (Top Dead Center) Mesin Mobil — TDC (Top Dead Center) adalah merupakan salah satu cara standart untuk melakukan penyetelan mesin, atau pembongkaran mesin (overhaul), seperti tune up ataupun penggantian timing belt. Dengan mengetahui dari titik mati atas piston yang di harapkan akan mudah dalam melakukan proses perakitan kembali mesin mobil.

Tentunya dalam belajar otomotif harus mengetahui TDC mesin dengan memahamiberbagai cara simpel dan standar, walaupun kita sebenarnya dapat mengetahui top piston dengan berbagai metode, tetapi yang sesuai petunjuk pabrik telah di beri tanda pada pulley atau roda gilanya (tergantung dari jenis mesin).

Cara Top Mesin Mobil Overhoul

Posisi top mesin biasanya ditandai dengan menutupnya kedua katup ex dan in atau biasa disebut pelatuk kelep longgar (kondisi bebas) dan posisi piston berada pada titik mati atas.

Ada juga tanda2 yang biasanya digunakan pada gigi ialah tanda (angka, panah serta ciri warna, maka perhatikanlah serta lihat cirri yang digunakan, serta carilah lawan dari tanda TOP nya.

Ciri Top Mesin Dan Cara Mengetopkannya

Untuk yang memakai timing belt tanda top berada di gigi serta body mesin, gigi yang saling terkait berarti tandanya berada pada gigi dari gigi, dan yang memakai rantai keteng terdapat pada gigi dan rantai.

Cara Top Mesin Mobil Turun Mesin

Karena jika salah menentukan top mesin berpengaruh kepada mesin mobil itu sendiri, bahkan lebih fatalnya mesin mobil menjadi rusak. Berikut ini adalah cara untuk mengetahui posisi TDC mesin mobil.

Beberapa cara untuk mengetahui posisi TDC mesin Mobil

  1. Dengan melihat tanda di Pulley atau Roda gila(Flywell). Pada mesin umumnya sudah disertakan tanda top dead center yaitu biasanya terdapat tanda pada pulley harus lurus dengan angka 0 (Nol) yang terdapat pada body mesin.
     atau yang terdapat pada roda gila tanda angka 0 (Nol) atau huruf T harus lurus dengan tanda yn terdapat pada body.
  2. Melihat tanda posisi nok as atau noken as (cam shaft). Noken as pada silinder yang TDC posisi roker arm (piano) kondisinya bebas atau renggang tidak menekan batang kelep (valve)
  3. Dengan Melihat arah rotor distributor. untuk menyeting timing yang sudah benar bisa juga dengan melihat dari arah rotor distributornya, jika mengarah ke kabel busi no 1 maka top silinder 1.
  4. Dengan melihat Posisi Piston dengan melihat melalui lobang busi. Dan biasanya untuk yang masih ragu juga dapat meyakinkan posisi top dari lubang busi, jika langkah no 1,2 serta 3 sudah terlaksana.

Penting : untuk mesin tipe HONDA sebaiknya perhatikan arah putaran mesin, karena kebanyakan ke kiri atau berlawanan dengan jarum jam, jika ingin memastikan bisa kita starter sedikit untuk meyakinkan arah putaran pada mesin.

Demikian informasi yang dapat disampaikan,semoga bermanfaat bagi anda yang akan membongkar atau overhaul mesin mobil, terimakasih sudah mengunjungi artikel ini.

Baca Juga Artikel: