Nuy Darmadjaja
Aug 25, 2017 · 1 min read

TEORI KONDIMEN

Kondimen itu emang ga diciptakan untuk dimakan sendiri. Ya kalian coba aja sana makan sambel, apa ga bakal kepedesan.

Tapi coba kalo dicampur sama main course, nambah enak rasa makanan, sambel sampe nambah-nambah dicampur nasi.

Kalo side dish masih bisa dimakan begitu aja. Mashed potato contohnya. Enak kan? Mau ditambah sambel juga enak.

Kondimen itu kastanya dibawah side dish. Jadi ibaratnya orang kelaperan, makan main course sama side dish, atau side dish doang. Tapi ga mungkin makan mustard doang.

Ibarat mecin, kondimen cuman penyedap rasa; adding better taste to the whole meal, but will never be eaten alone.

Sekian.

)
    Nuy Darmadjaja

    Written by

    In constant search for passion and what I’m good at. Writing might be one of it.

    Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
    Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
    Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade