Pengobatan Penyakit Sipilis

Pengobatan Penyakit Sipilis _ Sipilis atau raja singa adalah penyakit kelamin menular seksual yang disebabkan oleh bakteri trophonema pallidum. Dalam pengobatan penyakit sipilis sekarang sudah ada banyak cara mulai dari pengobatan dokter sampai pengobatan alternatif atau herbal alami. Namun yang terpenting kita mengetahui terlebih dahulu penyakit sipilis ini dengan baik. Agar kita dapat mencegah atau memilih pengobatan yang paling tepat bagi anda. Berikut penjelasan selengkapnya penyakit sipilis dan obat untuk sakit sipilis.

Pengobatan Penyakit Sipilis

Pengertian Penyakit Sipilis

Sifilis atau raja singa adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri bernama Treponema pallidum. Sifilis adalah salah satu infeksi menular seksual (IMS). Umumnya, infeksi ini menyebar melalui hubungan seksual dengan orang yang terinfeksi. Selain melalui hubungan intim, bakteri penyebab sifilis juga bisa menyebar melalui pajanan cairan tubuh penderitanya, misalnya melalui darah.

Pada umumnya, kontak langsung terjadi melalui hubungan seksual. Hubungan seksual ini bisa berbentuk seks vaginal, anal, maupun oral. Selain itu, berbagi jarum juga bisa menularkan infeksi penyakit ini, baik pada pengguna narkoba suntik maupun pada penyuka seni merajah tubuh, misalnya tato dan menindik telinga.

Penularan sifilis juga bisa terjadi dari seorang wanita hamil kepada bayi yang dikandungnya. Kondisi ini dikenal sebagai sifilis kongenital. Kematian bayi di dalam kandungan bisa terjadi karena infeksi ini.

Ciri-ciri Penyakit Sipilis Pada Pria

untuk ciri-ciri yang dimiliki pria pada khasus penyakit sipilis ini tidak jauh berbeda dengan ciri-ciri penyakit sipilis pada wanita. Berikut beberapa ciri-ciri penyakit sipilis pada pria yang harus anda (kaum pria) ketahui agar terhindar dari penyakit sipilis :

  • Pada orang yang melakukan oral seks akan merasakan nyeri dibagian anus
  • Rasa nyeri pada saat melakukan hubungan intim dan pada saat buang air kecil
  • Penis mengeluarkan cairan yang tidak sewajarnya (kotoran)
  • Terdapat luka atau bintik kemerah-merahan pada kelamin, anus, kerongkongan dan lidah
  • Warna kulit dan mata cenderung berwarna kuning.
  • Muncul luka seperti sisik pada telapak tangan dan telapak kaki
  • Terjadi pembengkakan pada daerah limfe
  • Muncul bentuk lepuhan pada kelamin yang selanjutnya akan pecah dan membentuk koreng
  • Penderita merasakan demam dan rasa nyeri atau rasa sakit diseluruh tubuh
  • Munculnya rasa lelah yang tidak seharusnya, keringat pada malam hari dan berat badan cenderung menurun.

Ciri-ciri Penyakit Sipilis Pada Wanita

seperti yang sudah dijelaskan pada ciri-ciri penyakit sipilis pada pria, ciri-ciri penyakit sipilis pada wanita tidak jauh berbeda dengan pria. Namun ada bebrapa ciri-ciri yang berbeda dengan ciri-ciri penyakit sipilis pada pria. Jadi untuk para kawum wanita atau yang terkena penyakit sipilis khususnya wanita, harus tahu ciri-ciri penyakit sipilis pada wanita ini. Berikut beberapa ciri-ciri penyakit sipilis pada wanita:

  • Warna kulit dan mata penderita berubah cenderung kekuningan
  • Liang senggama mengeluarkan cairan yang tidak normal (kotor)
  • Timbul keputihan pada sekitar vagina atau jenis kelamin yang cenderung berwarna putih kehijauan dan berbau amis
  • Pada saat berhubungan intim atau seks dan pada saat buang air kecil terasa nyeri
  • Muncul rasa gatal didaerah kelamin (vagina) disertai luka merah kecil yang tidak sakit dan terjadi pembengkakan kelenjar getah bening
  • Terjadi kompilasi bartolitis, yaitu pembengkakan kelenjar bartholin yang menimbulkan rasa nyeri dan yang menyebabkan susah dalam berjalan karena rasa nyeri tersebut

Gejala pertama sifilis muncul sekitar tiga minggu setelah bakteri memasuki tubuh. Infeksi sifilis terbagi menjadi empat tahapan utama, antara lain:

Sifilis Primer

Penderita sifilis mengalami gejala yang dimulai dengan lesi atau luka pada alat kelamin atau di dalam dan di sekitar mulut. Luka yang terjadi berbentuk seperti gigitan serangga tapi tidak menimbulkan rasa sakit. Pada tahap ini, jika orang yang terinfeksi berhubungan seksual dengan orang lain, penularan sangat mudah terjadi. Luka ini bertahan selama 1–2 bulan. Pada akhirnya, lesi ini akan sembuh tanpa meninggalkan bekas.

Sifilis Sekunder

Penderita sifilis sekunder akan mengalami ruam merah serukuran koin kecil dan biasanya ruam ini muncul pada telapak tangan dan telapak kaki. Gejala lain yang mungkin muncul adalah demam, nafsu makan menurun, radang tenggorokan dan kutil kelamin. Fase ini bisa bertahan selama satu hingga tiga bulan.

Sifilis Laten

Setelah fase sifilis sekunder, sifilis seakan-akan menghilang dan tidak menimbulkan gejala sama sekali. Masa laten ini bisa bertahan sekitar dua tahun sebelum kemudian lanjut ke masa yang paling berbahaya dalam infeksi sifilis yaitu sifilis tersier.

Sifilis Tersier

Jika infeksi tidak terobati, sifilis akan berkembang ke tahapan akhir, yaitu sifilis tersier. Pada tahap ini, infeksi bisa memberi efek yang serius pada tubuh. Beberapa akibat dari infeksi pada tahapan ini adalah kelumpuhan, kebutaan, demensia, masalah pendengaran, impotensi, dan bahkan kematian jika tidak ditangani.

Sifilis paling mudah menular pada fase sifilis primer dan sekunder. Jika Anda merasa terinfeksi sifilis, segera periksakan diri ke dokter atau klinik spesialis penyakit kelamin untuk memastikan diagnosis terhadap sifilis. Makin cepat sifilis diobati, makin kecil kemungkinan sifilis berkembang menjadi penyakit yang serius.