Suikoden Series dari Masa ke Masa

Suikoden adalah game bergenre RPG yang dikenalkan pada PSX. Diadaptasi dari novel kuno cina berjudul “Water Margin”. Suikoden memiliki serial dari Suikoden 1 sampai 5. Dari suikoden 1 sampai 5 memiliki cerita yang berhubungan, beberapa karakternya pun masih sama.

Suikoden all heroes 1–5

Secara garis besar, Suikoden menceritakan seorang ‘Hero’ yang harus berperang melawan penindas. Contohnya pada Suikoden 2, sang ‘Hero’ harus melawan Highland Army yang mana Highland Army adalah pihak pertama yang ‘Hero’ bela untuk berperang. Disitu sang ‘Hero’ ditakdirkan untuk melawan sahabatnya sendiri.

Game ini memiliki ciri khas yang sama di setiap serinya, yaitu harus mencari dan merekrut 108 Stars of Destiny. Mencari 108 Stars of Destiny ini menjadi tantangan tersendiri karena setiap orang memiliki tugas yang berbeda dan beragam dan juga ada kriteria atau event khusus yang sudah dipenuhi sebelum merekrut karakter tersebut. Ketika sudah dapat merekrut salah satu karakter dari 108 Stars of Destiny, dia akan bergabung ke kastil dan akan ikut membantu berperang bersama kita. Suikoden memiliki dua ending, happy ending dan sad ending, syarat untuk menamatkan game ini dengan happy ending adalah dengan mendapatkan 108 Stars of Destiny sebelum event tertentu (contohnya pada suikoden 2 sebelum adiknya sang ‘Hero’, Nanami gugur dalam perang).

Pada serial Suikoden, terdapat perbedaan mencolok antara seri Suikoden 1,2 dengan seri 3,4,5. Suikoden 1 dan 2 berbasis PSX sedangkan Suikoden 3,4,5 berbasis PS2. Perbedaan yang sangat mencolok adalah grafik dari permainan ini.


~Suikoden 1

Suikoden 1

Suikoden 1 menceritakan seorang ‘Hero’ bernama Tir McDohl (bisa diganti namanya) yang merupakan anak dari jendral besar Scarlet Moon Empire. Tir ditemani oleh teman seperjuangannya Ted, Cleo, Pahn dan Gremio yang tinggal bersamaan di Mansion McDohl. Tir sudah cukup umur untuk bergabung dan menjalankan misi dari Scarlet Moon Empire. Seiring berjalannya waktu, Ted mengungkapkan bahwa dirinya adalah salah satu pemegang 27 True Runes, Soul Eater . Orang yang memegang True Runes ini akan mengubah takdir dan kutukannya adalah orang ini tidak bisa menjadi tua. Pada suatu misi, Tir menyadari bahwa Scarlet Moon Empire merupakan pemerintahan yang korup dan tiran, bahkan ingin merebut Soul Eater milik Ted untuk memperkuat kekuasaan Scarlet Moon Empire. Suatu hari, Ted terluka dan tidak sanggup lagi sehingga harus memindahkan Soul Eater kepada Tir. Akhirnya, Tir memegang takdir untuk mengubah dunia dengan melawan Scarlet Moon Empire dan bahkan harus melawan ayahnya sendiri.

Suikoden 1 Controlling

Game ini masih sangat simple jika dibandingkan dengan game tahun 2017. Tetapi game ini sudah cukup baik terkait grafik pada jamannya. Player dapat mengontrol Tir dengan kamera dari atas seperti bird eye. Player menggerakan tir hanya kearah atas,bawah, kiri dan kanan. Player tidak bisa menggerakannya secara diagonal

Suikoden 1 Battle System

Battle system akan ter-trigger secara random ketika sedang berada di luar kota atau di dungeon. Game ini menggunakan Turn-Based System. Tiap karakter bisa menyerang normal, bertahan, menggunakan Rune (Fire, Water, True Rune, Etc) dan juga bisa menggabungkan serangan untuk beberapa karakter (contohnya: Tir X Ted).

Suikoden 1 War System

Pada Suikoden terdapat war system game ketika menyerang kastil musuh. Pada Suikoden 1 grafiknya masih buruk dan hanya 1 background


~Suikoden 2

Suikoden 2

Suikoden 2 adalah seri Suikoden dengan cerita terbaik. Hero dari seri ini, Riou ditakdirkan untuk melawan sahabatnya sendiri Jowy. Riou dan Jowy bergabung dengan pasukan muda dari Highland Army. Suatu hari, Camp mereka diserang oleh sekelompok pasukan. Riou dan Jowy berlari dari surprised attack mereka, tetapi mereka kembali lagi karna mereka sudah berjanji untuk membela negara mereka. Tetapi ketika mereka kembali, yang menyerang mereka adalah Highland Army, penyerangan itu bertujuan untuk memfitnah bahwa Jowston telah menyerang Highland terlebih dahulu sehingga ada alasan dari pangeran Highland, Luca Blight yang tiran untuk memulai perang denga Jowston. Karena Riou dan Jowy mengetahui hal ini mereka diburu sampai tiba di tebing dan tidak bisa lari kemana-mana lagi. ketika itu mereka berjanji bahwa jika mereka terpisah, mereka akan bertemu lagi ditempat itu. kemudian mereka berdua melompat dari tebing dan terjun ke sungai. Riou ditangkap oleh pasukan Jowston ketika sadar dan harus menjadi tahanan mereka sampai akhirnya Jowy berhasil membebaskan Riou. Suatu saat mereka menemukan goa yang menyembunyikan dua true rune yaitu Bright shield yang diambil Riou dan Black Sword Rune yang diambil Jowy. Takdir dari rune inilah yang akan membuat mereka berperang satu sama lain, Jowy akhirnya bergabung kembali dengan Highland Army dan menikahi adik dari Luca Blight, Ketika Luca Bligth sudah kalah, Jowy mengambil alih kepemimpinan Highland Army. Riou membuat pasukan dan memimpin perlawanan dengan menggabungkan kekuatan dari Jowston yang sudah hampir kalah untuk melawan sahabatnya sendiri.

Suikoden 2 controlling

Untuk gameplaynya tidak ada perbedaan signifikan antara Suikoden 1 dengan Suikoden 2, tetapi dari grafis, Suikoden 2 memiliki grafis yang lebih ‘halus’ dibandingkan Suikoden 1. Gambar karakternya pun lebih baik dibandingkan Suikoden 1.

Battle System Suikoden 2

Battle Systemnya juga tidak jauh bebeda dengan Suikoden 1

Yang unik dari suikoden 2 adalah ceritanya menyambung dari suikoden 1, sehingga Riou dapat merekrut Tir dari Suikoden 1. Karakter yang direkrut pun beberapa hampir sama dengan Suikoden 1

Riou x Tir McDohl
Suikoden 2 War System

Pada Suikoden 2 war systemnya lebih interaktif dan dapat mengatur atau memindahkan pasukan pasukan kita. grafiknya lebih baik dibandingkan suikoden 1 dan terlihat lebih halus


~Suikoden 3

Suikoden 3

Pada suikoden 3 terjadi perubahan yang sangat signifikan dibandingkan Suikoden 1 dan 2. Hal ini disebabkan Suikoden 3 digarap di PS2 yang grafisnya lebih mumpuni dibanding PSX.

Pada Suikoden 3, kita dapat memilih 3 karakter awal yang ingin kita mainkan, tetapi setiap karakternya akan berhubungan ceritanya. Protagonis atau Hero dari seri ini ada 3 yaitu Hugo, Chris dan Geddoe. pada pertengahan kita dapat protagonis baru yaitu Thomas. di akhir mereka semua akan bergabung dan kita akan mengontrol salah satu dari Hugo, Chris atau Geddoe yang akan memimpin semuanya.

Suikoden 3 Controlling
Suikoden 3 Controlling

Suikoden 3 memiliki grafik yang jauh lebih baik. Suikoden 3 sudah benar-benar 3D dan kamera yang dinamis.

Suikoden 3 Battle System

Gameplay ketika fightingnya juga lebih dinamis, karakternya dapat berjalan mendekati musuhnya dan grafisnya jauh lebih baik dan dinamis.

Suikoden 3 War System

Pada Suikoden 3, Grafis untuk War Systemnya masih sangat sederhana dan kalah dibandingkan Suikoden 2 yang dinamis. Namun ketika sudah battle, sistem akan mengubah dari tampilan war system ke battle system.


~Suikoden 4

Suikoden 4
Suikoden 4 Controlling

Grafik dari Suikoden 4 lebih baik dan lebih halus dibandingkan Suikoden 3. Pemandangannya juga jauh lebih indah dan detail dibandingkan Suikoden 3.

Suikoden 4 Battle System

Suikoden 4 memiliki sistem berbeda dengan Suikoden 3. Suikoden 4 kembali ke Suikoden 1 dan 2 yang sistemnya turn based game yang tidak berpindah tempat

Suikoden 4 War System

Suikoden 4 memiliki war system yang berbeda dengan suikoden lainnya yaitu Naval Battle System. Jadi war dari seri ini bukanlah orang melawan orang melainkan kapan melawan kapal. dari sisi grafis, war system pada seri ini adalah yang terbaik.


~Suikoden 5

Suikoden V
Suikoden 5 Controlling

Grafis dari Suikoden V mengalami kemunduran. hampir dari segala aspek pada suikoden V mengalami kemunduran. Suikoden V tidak lagi Third Person kameranya melainkan bird eye seperti Suikoden 1 dan 2.

Suikoden 5 Battle System

Battle Systemnya juga seperti Suikoden 1 dan 2.

Suikoden 5 War System

War Systemnya juga kembali seperti Suikoden 2 dan grafisnya terlihat kasar dan terkesan tidak cocok karakter dengan fieldnya.


Demikian perbedaan grafis yang terdapat dalam Suikoden Series. Tulisan ini masih dalam tahap pengembangan. Mohon maaf jika masih banyak yang kurang dilengkapi dan masih banyak salah kata. Dan maaf jika ceritanya belum lengkap karna setiap serinya memiliki cerita yang panjang untuk dikisahkan, untuk sementara ini penulis berfokus pada perbandingan grafis dari setiap serinya