20 hal yang saya pelajari dan alami sampai usia 20 tahun
Terinspirasi dari Official Account Line 9996

1. Mie Instan gak bahaya (udah diijinin beredar oleh BPOM), yang bahaya kalo dikonsumsi berlebihan.
2. Game gak selalu melulu bikin orang jadi ansos. Beberapa game punya peran sosial yang tinggi. Ayo mabar !
3. "Jancok" bukan melulu soal kemarahan dan ketidaksopanan. Jancok adalah ungkapan semua rasa, bisa kebahagiaan, kemarahan, cerminan keakraban, dan lain sebagainya.
4. Saya gak suka dangdut sebelum denger lagu dari Nella Kharisma.
5. Semua produk Logitec yang saya temui selalu bagus kualitasnya.
6. Sakinah adalah minimarket penghasut, datang niat beli kertas buffalo, pulang bawa tambahan kresek isi jajan dan munuman diskonan.
7. Sate terenak di surabaya ada di depan Polsek Sukolilo.
8. Saya suka Anime dan jejepangan, tapi gak bau bawang, malah bau Detol dan Rexona.
9. Setiap organiasi pasti nambah kerjaan dan pengalaman. Carilah yang juga bisa nambah ikatan.
10. Saya percaya kalo Ganja itu Narkoba yang bahaya sampai akhirnya dihasut buku "Kriminalisasi Ganja" dan sebuah organisasi bernama LGN yang banyak mengusung fakta bahwa kepercayaan saya salah.
11. Sebagian wanita benci perokok. Karena cukup hati mereka yg dicuri, udara jangan.
12. Saya suka Desain, tapi masuk jurusan IT. Akhirnya saya suka keduanya. Tresno jalaran soko kulino.
13. Alasan Pulkam bukan hanya didasarkan pada tujuan mengobati rasa kangen kita pada keluarga, tapi untuk mengobati rasa kangen orang tua kepada kita.
14. Anak IT dan Laptop adalah sebuah hal yg haram dipisahkan.
15. Polisi tidur itu untuk keamanan, tapi bisa jadi mematikan kalau terlalu tinggi dan warnanya tidak mencolok.
16. Tren yang dulu kita banggakan, norak di masa sekarang. Tren yang kita banggakan sekarang, mungkin norak di masa mendatang.
17. Tiap keberuntungan yang didapat, percayalah itu hasil do'a dari orangtua.
18. Begadang itu gak baik, tapi harus diakui Ide bagus sering muncul dari sana.
19. Orang lapar jauh lebih emosional.
20. Menulis adalah pengabadian pemikiran. Bisa jadi besok kita lupa dengan pemikiran kemarin yang mungkin bagus untuk dikenang.
