Melajang dan Kelayakan Menerima Cinta

Panca Bagus Andrianto
Nov 5 · 1 min read

Banyak yang keliru mengartikan kejomloan sama dengan tidak dicintai. Mungkin itu sebabnya diri semakin merasa tidak berarti ketika belum ditakdirkan bertemu dengan pasangan hidup.

Siapa yang mau menerima aku yang seperti ini?

Pikiran-pikiran merendahkan diri semakin menjadi-jadi. Padahal kehadiran pasangan hidup urusannya dengan takdir, bukan dengan kekurangan dalam diri. Jika saat ini, pertanyaan-pertanyaan seperti, “Apakah aku layak dicintai?” mampir ke dalam kepalamu, kau perlu tahu: menjadi lajang, tidak sama dengan tidak dicintai. Dua hal itu tidak berhubungan, maka tidak usah menghukum diri jika masa lajangmu belum usai.

Kamu selalu layak dicintai.

Tidak usah ragu.

Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade