Sully (Clint Eastwood, 2016) — Pengadilan yang Dibutuhkan

Diangkat dari memoir seorang pilot dan catatannya atas kisah yang terjadi tahun 2009. Memperkenalkan Kapten Chesley “Sully” Sullenberger (Tom Hanks) seorang pilot senior yang telah berkarir selama 40 tahun. Di awal film kita diperlihatkan dengan sosok Sully yang baru saja melalui hal yang berat dalam hidupnya: pesawat US Airways 1549 mengalami insiden di udara yang memaksanya melakukan pendaratan di sungai Hudson, yang notabenenya merupakan pendaratan berisiko tinggi. Sully dengan pengetahuan dan pengalamannya berhasil melakukan pendaratan berbahaya tersebut dan menyelamatkan dirinya beserta 155 penumpang pesawat.

Sully sontak menjadi pahlawan. Namun ini bukan sekedar soal selamat atau tidak selamat, berhasil mendarat atau tidak. Keputusan Sully untuk melakukan pendaratan darurat berbahaya dipertanyakan dan diinvestigasi oleh pihak yang berwenang, dalam hal ini National Transportation Safety Board (NTSB). Selain itu yang kita dapat telisik sendiri dari awal, diam-diam Sully dihantui mimpi buruk, dia pun mempertanyakan keputusannya sendiri.

Bagaimanapun secara statistik kita sering mendengar tentang amannya moda transportasi pesawat terbang, menjadi pilot tetap merupakan pekerjaan dengan tanggung jawab besar. Ratusan jiwa penumpang bergantung pada si Sully. Namun karena selama 40 tahun aman-aman saja, dalam film ditunjukan bagaimana Sully, dengan perannya sebagai suami dengan tanggung jawab seperti itu dan tetap dapat kembali ke keluarganya dalam keadaan utuh selama 40 tahun berbakti, diterima secara take it for granted, termasuk keselamatannya dalam insiden. Dalam konflik keluarga yang terangkat dan diperlihatkan secara implisit, penonton diajak menebak-nebak –atau malah Eastwood sengaja mengarahkan penontonnnya untuk berpikir- jangan-jangan Sully melakukan keputusan berbahaya tersebut agar kembali dilihat oleh keluarganya.

Dalam film ini kita diajak tidak melihat hitam putih. Mungkin tidak jarang orang yang mengantagoniskan entitas tertentu dalam film ini dengan berpendapat “ah ribet amat sih, yang penting kan gak pada mati!”. Tapi ya nggak bisa seperti itu. Apalagi bila masih terbuka kemungkinan lain yang lebih aman. Di sini kemudian diperlihatkan apakah benar opsi lain lebih aman dan, apakah parameter untuk mengukur hal tersebut sesuai dengan keadaan Sully saat insiden?

Sully dan co-pilotnya Jeffery Skiles (Aaron Eckhart)

Bagi Sully pengadilan yang dilakukan setelahnya merupakan hal yang dibutuhkan. Di sana ia melihat kembali benar atau tidak keputusannya agar tidak dihantui rasa curiga pada diri sendiri. Bagi sistem yang ada saat itu, pengadilan Sully menjadi penting untuk memperbaiki sistem sehingga pengadilan selanjutnya untuk kasus serupa akan jadi lebih adil.

Sully mungkin tidak bisa dibilang film yang sempurna, dalam 90 menit ada pengulangan tertentu yang bisa jadi tidak diperlukan, cara film ini diakhiri juga bisa diperbincangkan lebih lanjut. Pun begitu, ini tetap menjadi film dengan kisah nyata yang penting untuk diangkat, menarik, dan berhasil menyampaikan konflik batin yang relatable, dalam kasus ini dari seorang pilot dengan gaya tutur tersendiri.

Director:

Clint Eastwood

Writers:

Todd Komarnicki (screenplay), Chesley Sullenberger (based on the book “Highest Duty” by) (as Chesley ‘Sully’ Sullenberger)

Stars:

Tom Hanks, Aaron Eckhart, Laura Linney