Personal Development — Silent Killers of Productivity

Beberapa saat ini saya gemar membaca dan mengikuti beberapa buku dan kursus mengenai personal development. Salah satu kursus yang saya ikuti adalah : https://www.udemy.com/productivity-and-time-management

Semakin kita merasa sibuk, disaat itulah kita harus berhati-hati untuk tidak terjebak pada kesibukan yang bisa mengakibatkan produktivitas menurun.

Dari kursus tersebut, salah satu topik menarik adalah ada beberapa hal yang tanpa kita sadari mampu menurunkan produktivitas kita secara signifikan. Banyak ‘aha’ moment yang saya dapatkan di kursus ini.

Overwhelm

Tidak semua orang menyadari bahwa dirinya terjebak dikesibukan. Terkadang tanpa sadar kita memikirkan banyak hal dalam satu waktu. Tips yang saya dapat dari kursus ini adalah ketika kita menemukan ide ataupun memikirkan satu hal, cobalah untuk menuliskan hal-hal tersebut.

Failing to Plan

Perencanaan yang baik disertai dengan prioritas akan sangat membantu kita untuk mengatasi rasa sibuk. Apalagi, banyak hal dengan prioritas rendah yang sebenarnya tidak perlu kita lakukan, sehingga waktunya bisa dipergunakan untuk hal yang lebih penting.

Waiting for Things to Be Perfect

Procrastination ! hal yang sangat berbahaya ini salah satu triggernya adalah kita terkadang menunggu hal untuk siap secara sempurna, padahal momentum itu susah sekali untuk dicari. Tips nya yang saya dapatkan jika kita sudah menyiapkan rencana dengan baik, segera lakukan tanpa harus menunggu.

The Myth of Multi-Tasking

Menurut riset, manusia sebenarnya tidak diciptakan untuk multitasking. Oleh karena itu, prioritisasi lagi-lagi menjadi hal yang utama. Walaupun terkadang kita tidak bisa menghindar dari multitasking, alangkah lebih baik jika pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi diletakkan di waktu dimana kita bisa fokus terhadap pekerjaan tersebut agar hasilnya maksimal.

Time Leaks & Fake Breaks

Apa itu time leak ? time leak adalah waktu dimana kita merasa kita sedang melakukan istirahat, namun sebenarnya aktivitas yang kita lakukan diwaktu tersebut justru membuat kita semakin lelah / stress. Apabila kita lama didepan komputer, alangkah lebih baiknya waktu istirahat digunakan untuk hal lain seperti jalan kaki singkat.

Bagaimana dengan Fake Breaks ? fake breaks adalah waktu dimana kita melakukan istirahat yang tidak pada waktunya, misalnya : 10 menit berkerja — 20 menit istirahat 😱

Poor Emotional and Energy Management

Disini, kursus ini menekankan untuk melakukan manajemen mood kita, karena mood akan mempengaruhi energi yang akan kita gunakan. Ketika mood kita jelek, maka energi yang digunakan untuk melakukan suatu pekerjaan akan lebih dari ketika mood kita baik.

Email

Menurut riset, email menjadi salah satu distraksi yang paling besar, ketika kita melihat email sambil melakukan pekerjaan lain, kita akan mengalami distraksi karena melakukan pergantian konteks. Rata-rata, manusia memerlukan 15 menit untuk kembali ke konteks sebelumnya setelah mengalami distraksi. Oleh karena itu lebih baik memberikan slot-slot tertentu untuk membaca dan membalas email. Contoh : jam 11–12 siang & jam 3–4 sore.