[Aku menginginkanmu sepenuhnya, setiap versi]
Aku menginginkanmu yang menertawai hal-hal kecil dan membuatku terpesona. Aku menginginkanmu dengan sweater kesayanganmu serta bau khasmu yang menempel disana. Aku menginginkanmu yang berpamitan dengan ibuku dengan tatapan hormat dan ketakutan yang kau sembunyi-sembunyikan.
Aku menginginkanmu yang mampu makan dengan porsi besar namun tubuh tetap ideal. Aku menginginkanmu yang selalu memuji penampilanku bahkan saat aku tak mandi seharian atau terlalu malas merapihkan kerudungku. Aku menginginkanmu yang bersusah payah membuatku bahagia saat yang kupunya seluruhnya cuma air mata.
Aku menginginkanmu yang membawakan tasku di bahumu saat aku terlalu malas membawanya. Aku menginginkanmu dengan tatapan hangatmu yang membuatku kaku dan menunduk malu. Aku menginginkanmu yang tak letih mendengar setiap impianku dan diam-diam berusaha mewujudkannya.
Aku menginginkanmu yang menghargai setiap ocehan dari bibirku yang terlalu berisik. Aku menginginkanmu beserta cerita-cerita baru dari mulutmu yang membuatku tak sabar untuk terbangun di esok pagi. Aku menginginkanmu yang berusaha menyukai film seram namun selalu setia menemaniku menonton film horor terbaru.
Aku menginginkanmu beserta genggammu yang hangat dan kokoh disela jemariku yang kadang rapuh. Aku menginginkanmu yang menatapku penuh cinta tanpa berniat memalingkan wajah. Aku menginginkanmu yang mampu membuatku tak bosan menunggu antrian yang panjang tanpa rasa lelah merambat di kaki.
Aku menginginkanmu dengan senyum hangatmu dan hanya kunikmati seorang diri. Aku menginginkanmu yang menungguku di depan membuat semangatku yang hampir surut seharian kuliah seketika kembali utuh. Aku menginginkanmu serta ide-ide bodoh dan gilamu yang membuatmu berbeda.
Aku menginginkanmu dan senandungmu dengan suara parau serta nada beratmu tiap malam agar imsomniaku tak melanda. Aku menginginkanmu yang rela terjaga bersama sampai pukul tiga padahal kantukmu sudah tak tertahan. Aku menginginkanmu yang selalu menghadapi sesuatu dengan tenang dan berpikir dewasa.
Aku menginginkanmu yang tak pernah absen mengusap kepala dan merapihkan rambut yang keluar dari kerudungku sambil berbisik betapa kau bersyukur memilikiku. Aku menginginkanmu yang menjagaku dalam dekap sambil mengikuti alunan suara bising jalan saat menyetir. Aku menginginkanmu yang menjaga nada suaramu tetap rendah meskipun aku berbuat salah dan membuatmu dikuasai amarah.
Aku menginginkanmu yang tak pernah menuntutku untuk sempurna dan tak berhenti berusaha. Aku menginginkanmu untuk berada terus di sisi, untuk kugenggam, kupeluk bahkan kukecup. Aku menginginkanmu di saat terbaikmu dan juga terburukmu.
Sebab yang paling kuinginkan adalah sepaket kau sepenuhnya, seluruhnya,
Selengkap-lengkapnya.
—Pesan untuk pacarku.
#r
