
PCOS VS ACNE
Oke, siapa yang PCOS Dan berjerawat? Mungkin, kalian harus baca tulisan ini biar ngga galau hehe.
Dari beberapa gejala pcos yang sering muncul, jerawat adalah yang paling membuat para cysters rela mengeluarkan uang untuk bolak-balik ke dokter kulit, pakai segala macam bahan alami yang "katanya" berhasil meredakan jerawat, membaca banyak artikel dan video tentang "bagaimana cara menghilangkan jerawat", dan sampai akhirnya lelah karena jerawatnya tak kunjung hilang. Mungkin kalau bulu, pigmentasi kulit masih bisa diatasi atau ditutupi. Tetapi, jerawat? Apalagi jerawat batu, pastinya mau dipakaikan 5 layer makeup pun akan tetap terlihat, bukan? Dan bisa menjadi salah satu sumber yang membuat cysters jadi tidak PeDe dengan diri sendiri.
Kalian harus tahu, jerawat mempengaruhi sebagian besar pasien PCOS dan membawa banyak rasa sakit - fisik dan emosional dan studi telah menemukan bahwa 27% wanita yang mencari pengobatan untuk jerawat menderita PCOS. Tidak ada seorangpun yang tidak ingin menghilangkan jerawat besar di sepanjang garis rahang, pipi, dagu dan leher bagian atas. Namun itulah yang PCOS "lakukan" terhadap kita. Jerawat di mana-mana.
Yang benar adalah - tidak ada 'pil ajaib' yang akan mengobati jerawat yang disebabkan oleh PCOS. Tetapi, ada banyak orang yang menemukan cara melalui pengalaman pribadi bahwa pendekatan yang paling efektif untuk mengobati jerawat adalah untuk menyembuhkan tubuh dari dalam. Jerawat PCOS dipicu oleh ketidakseimbangan hormon yang merupakan ciri khas dari kondisi kesehatan ini. Dan mengobati ketidakseimbangan ini adalah satu-satunya cara untuk menyembuhkan PCOS jerawat untuk selamanya. (Admin sudah coba dan jerawat hilang 😊).
Beberapa faktor yang bisa memicu pertumbuhan jerawat, yaitu :
Resistensi Insulin : Resistensi insulin dan jerawat terkait erat. Ini disebabkan ketika sel beta (β) di pankreas menghasilkan insulin (yang diperlukan untuk mengubah gula menjadi energi) tetapi tidak dapat digunakan secara efisien. Ini menyebabkan kadar gula yang tinggi dalam darah kalian. Kadar gula darah yang tidak stabil ini memicu pankreas untuk melepaskan lebih banyak insulin dalam upaya untuk menormalkan kadar glukosa darah tinggi, yang mengarah ke kondisi yang dikenal sebagai Hyperinsulinemia. Sekarang, hiperinsulinemia menandakan ovarium menghasilkan lebih banyak androgen, seperti testosteron. Dan inilah yang menyebabkan ketidakseimbangan hormon yang bermanifestasi sebagai PCOS. Hiperinsulinemia secara besar-besaran meningkatkan produksi sebum, dan meningkatkan kemampuan androgen untuk melakukan hal yang sama.
Serangan Bakteri : Kelenjar sebasea yang terlalu aktif menyebabkan kelebihan minyak, sel-sel kulit mati dan kotoran untuk menyumbat folikel rambut. Kemudian pori-pori ini menjadi iritasi, meradang dan terinfeksi yang memungkinkan kolonisasi oleh bakteri, Propionibacterium acnes (P. acnes).
Inflamasi Kronis : Peradangan kronis tingkat rendah sering terjadi pada wanita dengan PCOS. Itu bisa menjadi alasan kunci lain untuk jerawat kistik. Peradangan yang konsisten ini mengirimkan sistem kekebalan tubuh yang berlebih, sehingga jerawat kecil sederhana berubah menjadi kista yang jelek dan menyakitkan.
Stress : Stress adalah salah satu pemicu yang sangat buruk untuk jerawat dan PCOS. Penelitian telah menemukan bahwa tingkat keparahan jerawat sangat berhubungan dengan peningkatan stres, menunjukkan bahwa tekanan emosional dari sumber eksternal mungkin memiliki pengaruh yang signifikan terhadap jerawat.
Oke, setelah tahu faktor-faktornya. . Pasti banyak yang berpikit, "Hem, memang jerawat pcos itu kayak gimaba, sih? Beda ngga sama jerawat biasa? Apa aku PCOS karena berjerawat?" Tenang! Ini jawabannya :
Secara umum, jerawat disebabkan ketika kelenjar sebaceous menghasilkan terlalu banyak minyak. Dan minyak ini menghalangi pori-pori kulit dan menyebabkan jerawat. PCOS jerawat adalah bentuk jerawat umum yang lebih parah. Dan ini ditandai dengan tonjolan lembut di bawah kulit, bukan tonjolan permukaan halus. Kista ini terkonsentrasi di sepanjang area kulit yang "sensitif hormon" - yaitu garis rahang, pipi, dagu, dan leher bagian atas, tetapi juga dapat terjadi di dada dan punggung. Jerawat di bawah kulit ini seringkali sangat menyakitkan seperti jerawat biasa, dan meninggalkan ketakutan yang mengerikan juga. Biasanya, jerawat terjadi karena pori-pori tersumbat oleh sel-sel kulit mati yang menumpuk minyak dan menyebabkan jerawat pada kulit kalian. Sayangnya, pengikisan teratur yang menghilangkan sel kulit mati tidak banyak membantu jika kalian memiliki PCOS. Ini karena testosteron ekstra (hormon seks pria) yang ada di sekitar tubuh kalian mengirimkan kelenjar sebaceous ke dalam over-drive. Akibatnya, minyak, bakteri, dan sel kulit terperangkap di pori-pori kulit kalian lebih cepat daripada yang dapat kalian bayangkan.
Bisa saja jerawat ini diredam dengan memakai obat-obatan kimia, pil KB, speironolactone. Tetapi, tidak ada satupun yang bisa menghilangkannya jika kalian tidak mengobatinya dari akar permasalahannya
Untuk menghilangkan jerawat pcos secara permanen,hal yang bisa kalian lakukan adalah
1. Diet tanpa gula olahan dan karbohidrat akan membantu meningkatkan sensitivitas insulin. Jika kalian juga perlu kehilangan banyak berat badan terkait PCOS, cobalah diet bebas gluten. Studi mendukung efek menguntungkan dari diet bebas gluten dalam mengurangi lemak tubuh yang tidak diinginkan, peradangan dan resistensi insulin. Banyak orang juga menemukan bahwa menghentikan asupan susu (produk susu) membantu untuk mengurangi jerawat dan gejala PCOS lainnya.
2. Kelola hormon testosteron kalian : Salah satu manfaat mengubah pola makan kalian akan lebih mengontrol kadar testosteron. Seiring dengan diet yang sehat, beberapa suplemen diet dapat membantu kalian menurunkan kadar testosteron secara alami. Asam lemak Omega 3, Diindolylmethane (DIM), Vitamin D, Kalsium-D-Glucarate, Vitex dan Teh Spearmint dapat sangat membantu.
3. Jaga Tingkat Insulin Stabil : menjaga insulin kalian untuk tetap stabil akan sangat berguna untuk menghilangkan jerawat pcos. Perubahan gaya hidup sehat yang berfokus pada makan jenis makanan yang tepat dan berolahraga secara teratur akan membantu membalikkan resistensi insulin. Sekali lagi, suplemen makanan seperti Aloe Vera, Inositol, Flaxseed, Cod Liver Oil dapat meningkatkan sensitivitas insulin. Masak dengan bumbu dan rempah-rempah yang memiliki efek anti-hiperglikemik. Penting bagi kaliab untuk terus memantau kadar glukosa dan kadar insulin. Ini membantu kalian untuk mendapatkan kadar glukosa puasa kalian di bawah 100 mg / dl, dan tingkat insulin puasa di bawah 8,4mIU / ml, idealnya 5,0mIU / ml atau lebih rendah.
4. Makan Lebih Banyak Makanan Anti Inflamasi : Memerangi peradangan sistemik dengan diet yang tepat. Berfokuslah untuk makan lebih banyak makanan alami seperti buah dan sayuran musiman dan daging tanpa lemak, seperti bayam, rumput laut, dan selada. Lemak sehat seperti minyak kelapa juga memiliki aksi anti-inflamasi. Lemak lain untuk ditambahkan ke diet kalian termasuk minyak zaitun, minyak wijen, alpukat, ikan berlemak, kacang dan biji-bijian. Lalu, Kunyit, jahe, bawang putih, dan teh hijau menawarkan banyak manfaat kesehatan dan harus menjadi bagian dari diet PCOS kalian.
5. Berolahraga Secara Teratur Latihan meningkatkan resistensi insulin. Setiap jenis olahraga dapat membantu (jalan cepat, bersepeda, menari, berenang, dan yoga). Latihan otot dan latihan beban sangat membantu karena ini membangun massa otot tanpa lemak dan membantu tubuh menjadi lebih sensitif terhadap insulin. Jika kalian membawa kelebihan lemak perut, latihan ketahanan dapat sangat bermanfaat.
6. Minum banyak air : Air sangat penting untuk tetap terhidrasi. Tidak hanya akan membantu menyeimbangkan tingkat pH dalam tubuh. Air membantu membawa nutrisi dan vitamin ke sel kulit kalian, dan juga membantu mengeluarkan racun dalam tubuh. Air akan menjaga kulit kalian terhidrasi, melembabkan dan membersihkan sel-sel kalian dari kotoran yang ada dan bakteri kulit yang berbahaya. Usahakan 7 hingga 8 gelas air setiap hari.
7. Tidur yang cukup Penelitian telah menemukan bahwa kuantitas tidur yang tidak cukup dapat memperburuk rasa sakit dan meningkatkan peradangan. Tidak mengherankan bahwa pola tidur yang buruk dan stres kronis akan memperburuk peradangan sistemik, memperburuk semua gejala PCOS Kalian termasuk jerawat. Usahakan untuk tidur nyenyak setiap malam selama 7-8 jam.
by Admin Pcos Fighter Indonesia
