2 Juli Kali Ini

Terasa hampa.

Clueless Klutz
Aug 31, 2018 · 2 min read

Bukan berarti aku sedih karena tidak ada yang merayakan atau mengapa.

Tapi ragaku memang tidak mengandung sedikitpun gairah bahwa besok umurku bertambah 1 tahun.

Dengan rangkaian jadwal sibuk,
rasanya benar-benar biasaㅡseakan besok hanyalah satu hari lain untuk beraktivitas,
tanpa embel-embel apapun.

Mau dirayakan, pun,
waktu luangku raup
karena mengikuti
sekolah penyihir itu.

Hal tersebutlah yang membuatku merasa hampa.

Tapi ku salah,

Ada mereka, di balik pintu
dengan cekikik, menungguku yang
masih terbalut handuk, ku bertanya-tanya....
astaga!

00.02

Nyanyian klise terlantun
ucapan selamat yang tadinya kupikir
tak seberkesan itu
namun, siapa sangka?
di hari terakhir mama dan adikku di sini
saat seharusnya mereka berkemas

(atau setidaknya beristirahat, karena mama selalu mewanti-wantiku untuk tidur cukup, dan untuk adikkuㅡia memang suka tidur.)

Wajah berseri penuh ketulusan
dengan topi-topi lucu bekas properti drama sekolah
dengan lilin yang......?!
hahaha

Keseharianku esok hari sudah terjadwal
hingga malam, bahkan kulanjutkan dengan bimbingan malam
namun, kuawali hari dengan mereka
dengan senang
dengan bahagia

Hari memang masih panjang untukku
tapi tak sedikitpun beban kurasa

2 Juli Kali Ini,
akhirnya ku mengerti
kata-kata orang:
bahagia itu sederhana.

(Walaupun mereka lupa sejenak bahwa tahun ini aku berumur 19, bukan 18. Tapi, aku apresiasi improvisasi kilat mereka dengan pisau.)


bonus: salam dari papa. <3

Clueless Klutz

Written by

is always figuring out things, be careful. often vent with careless writings one mostly post here.

Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade