Bagiku pribadi agama kugunakan sebagai identitas menghadap ke Tuhan ku..
E K A
22

Bagus sekali.

Untuk saya sendiri, agama cenderung seperti 'objek’, membentuk kelompok-kelompok. Berkata bahwa tidak ada yang benar kecuali dirinya. Lalu, akan timbul ketidakadilan karena ketidakadilan datang dari perbedaan. Saya lebih suka menyebut agama sebagai kepercayaan, yang saya rasa lebih bersifat ’subjek’. Tuhanlah yang menentukan baik dan buruk, bukan manusia.

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.