PHK Besar — besaran, Microsoft Resmi Tutup Divisi Ponselnya.

Kabar mengejutkan datang dari raksasa teknologi Microsoft. Perusahaan yang didirikan oleh Bill Gates tersebut secara resmi menutup unit usaha ponsel Nokia asal Finlandia yang diakuisisinya pada tahun 2014 lalu.
Keputusan Microsoft menutup divisi ponselnya dipicu oleh lesunya bisnis penjualan ponsel pintar hasil kerjasama dengan unit sebelumnya, Nokia Devices and Service. Pada kuartal yang pertama, perusahaan hanya mampu menjual sebanyak 15 juta ponsel saja.
Aksi Microsoft ini tentu saja berimbas kepada tenaga kerja yang bekerja pada divisi ponsel pintar tersebut. Seperti dilansir Reuters, Microsoft mengkonfirmasi kabar tersebut pada Senin (11/7), setelah ramai diberitakan pertama kali pada bulan Mei lalu.
Total Microsoft akan merumahkan 1.850 karyawannya yang berada pada divisi ponsel pintar. Selanjutnya, Microsoft akan menjual lisensi pemakaina nama Nokia kepada Foxcon, perusahaan manufaktur elektronik asal Taiwan.
Praktis, Microsoft kini lebih banyak mengeruk keuntungan dari lisensi paten Android dibandingkan dengan ponsel yang berbasis Windows. Karena Microsoft telah menuup divisi ponsel pintarnya, menurut kabar yang beredar, Microsoft Mobile yang juga memproduksi perangkat ponsel Lumia yang berbasis windows akan digabung dengan divisi surface
Microsoft saat ini mampu mengeruk keuntungan dari lisensi paten Android dibandingkan menjual ponsel berbasis Windows. Lebih lanjut kabar beredar, setelah menutup divisi ponsel pintar, bagian yang tersisa dari Microsoft Mobile (yang memproduksi perangkat Lumia) akan digabungkan dengan divisi Surface.