
Lemahnya budaya diskusi di lingkungan mahasiswa
Melihat konteks kekinian dapat diketahui bahwa permasalahan yang masih terjadi di dunia pendidikan khususnya perguruan tinggi di Indonesia adalah kurangnya SDM dan berkurangnya kegiatan kaum intelektual muda. Di kalangan mahasiswa kegiatan diskusi menjadi begitu minim, walau tidak semua perguruan tinggi mengalami permasalahan ini.
Dapat dilihat dari foto di atas bahwa jumlah mahasiwa di kelas melebihi standar yang seharusnya. Kelebihan jumlah mahasiswa di kelas dapat menimbulkan persoalan, diantaranya dosen tidak mampu memahami karakter mahasiswanya serta adanya efek tidak fokus karena terlalu ramai. Sehingga, ilmu yang disampaikan tidak dapat diserap dengan baik oleh mahasiswa. Ketika metode belajarnya tidak sesuai, maka berdampak pada minat belajar, membaca dan berdiskusi.
Hampir rata-rata mahasiswa pada umumnya diera modern ini menjadikan dunia pendidikan hanya sebagai jembatan mencari kerja. Seharusnya tenaga pendidik dan para mahasiswa sendiri harus saling bekerja sama untuk meningkatkan mutu serta kualitas mereka demi kemaslahatan bersama, bukan hanya sebagai jembatan untuk menuju dunia kerja tapi yang seharusnya dilakukan oleh tenaga pengajar adalah memberikan pemahaman dan penyadaran mahasiswa itu sendiri yang akan berdampak besar bagi Indonesia. Khususnya penulis juga mengharapkan kepada pemerintah untuk serius dalam menghadapi persolaan ini karena, untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang ingin dicapai bukan hanya dengan membuat sistem lulus cepat. Sehingga kurikulum pembelajaran yang layak tapi juga mendukung serta lebih mengedepankan kualitas mahasiswa sebagai kaum intelektual.