Kemalasan

Keburukan saya adalah kemalasaan yang berulang-ulang dikerjakaan, tahun 2016 dimana tulisaan saya hanya tersimpan di draf, edit dan save sesering saya berkunjung di folder medium dan meninggalkan berbulan-bulan. saya merasa tulisanku cukup buruk untuk tidak di postting dan hal itu sebagai dasar kemalasaan. bahkan penyair dan penulis terkenal sekalipun sering membeberkan persoalaan atau kendala menulis kreative adalah kemalasan untuk membuat suatu karya sastra.
Mengingat perkataan teman lama, jika kau lebih banyak membaca tetapi tidak mengimbanggi dengan menulis dan menumpuk di batok kepalamu, lama kelamaan akan meledak. secara personal saya menanggapi menulis adalah hal terapi untuk tetap waras, dan mengangap menulis adalah wadah untuk bercerita pada diri sendiri seperti bercermin kepada seseorang yang lain di dalam diriku. semenjak 3 bulan terakhir labtop dan hp rusak total, sebab itu lebih banyak membaca (ini bentuk alasan “malas” juga) dan sesekali membaca status mantan padahal itu tidak menghasilkan apa-apa kecuali mengali apakah saya masih ada disana didalam postingan. sungguh hal yang sia-sia. :)
Satu hal yang harus dikerjakaan adalah membaca dan menulis adalah paket tumbuhnya sebuah menulis kreative.
