Sunyi Diam

Mereka cekcok, menjambak merangkul paruh

sayang, dulu kau yang kusayang

lalu sekarang aku dihempas berkarat di jaman

patah gemertak dan decit jadi miris di hati

sia-sia pupuk di taman jiwa

aku ingin menggapai tapi tak ada kamu

aku ada, kamu di ruang tengah, anak kita di dapur

tapi rasanya aku berkawan sepi

sunyi dan sepi. Tapi aku tidak dalam diam

sebab kita hanya diam dan berpura-pura ada