9 Alasan Kamu Diunfollow Di Sosmed

Memiliki sebuah akun dan diunfollow oleh orang lain adalah bagian dari perjalanan di dunia sosial media. Selalu ada saja kemungkinan orang lain memutuskan untuk unfollow akunmu dan hal ini wajar.

Namun jika kamu tiba-tiba kehilangan jumlah follower yang sangat banyak, maka ini waktunya untuk mencari tahu apa akar penyebabnya. Kehilangan banyak follower bisa menjatuhkan bisnismu.

Untuk berantisipasi, berikut ini 9 alasan orang lain memutuskan unfollow akun kamu :

1. Kamu Lupa Kalau Sosial Media Mementingkan Aspek Sosial

Terkadang kamu suka lupa untuk memulai percakapan. Walaupun sibuk dengan kegiatan lainnya, jangan lupa kalau sangat penting untuk bersosialisasi dan menciptakan hubungan di sosial media.

Jika kamu ingin memiliki koneksi dan hubungan baik, maka kamu harus siap dan bersedia melakukan atau memulai percakapan.

Cara membuat percakapan di sosial media :

  • Gunakan aplikasi seperti Mention untuk tetap mengikuti top conversation (percakapan yang sedang banyak dibicarakan)
  • Cobalah untuk terlibat dengan orang-orang berpengaruh, misalnya dengan saling berbagi konten, memberikan likes dan memulai pembicaraan
  • Ajukan pertanyaan terbuka ke follower Anda dan jangan lupa untuk membalasnya jika diperlukan
  • Jangan abaikan pesan dan komentar. Mereka yang memberikan komentar dan pesan mungkin saja kecewa dan unfolloe akunmu

2. Tidak Semuanya Harus Mengenai Kamu

Jangan mempromosikan diri atau merek dan akunmu secara berlebihan. Cara mendapatkan follower di sosial media adalah dengan memberitahu betapa hebatnya mereka (follower).

Menggunakan sosial mediamu untuk langsung menjual dan mempromosikan produk bisa membuatmu kehilangan follower. Tidak ada orang yang mau melihat postinganmu jika hanya berisi mengenai duniamu.

Cara memperbaikinya :

  • Jangan penuhi timeline dengan postingan yang hanya mengenai kamu. Coba bagi 80% : 20% antara dirimu dan orang lain.
  • Timeline kamu tidak boleh berisikan Really Simple Syndication (RSS) seperti pada blog
  • Jangan penuhi timeline dengan banyak sekali postingan seperti buku harian
  • Sampaikan orang lain bahwa kamu menyukai konten mereka atau ucapkan terima kasih jika mereka share kontenmu

3. Kamu Cepat Emosi

Orang-orang tidak akan mau melihat akun yang terus-menerus bertengkar dengan akun lainnya dan bersifat dramatis. Di sosial media, orang bisa memilih di lingkungan mana mereka mau berada. Jika kamu sering bermasalah, maka sangat mungkin para follower meninggalkanmu.

Cara untuk mengatasi hal ini :

  • Hindari penggunaan kata-kata dan konten yang kasar
  • Jika kamu memang memposting konten yang kontroversial, perhatikan apa respon follower
  • Pastikan kamu berbicara dengan orang yang tepat

4. Kamu Menghilang

Akun yang tidak aktif merupakan salah satu alasan utama mengapa follower tidak lagi follow kamu. Berbagi informasi dan memulai percakapan dengan follower adalah cara yang tepat untuk membuat akun dan merekmu diingat banyak orang.

Bagaimana cara melakukannya ?

  • Buat jadwal yang mudah kamu gunakan dan akan membantu kamu agar tetap mengikuti rencana awal
  • Baca notifikasi yang muncul setiap hari dan berikan respon
  • Posting sesuatu yang bisa menarik perhatian orang lain dan relevan dengan followermu
  • Jika kamu sibuk, coba perlihatkan faktor kesibukanmu itu kepada follower sehingga mereka bisa sedikit mengintip suasana di belakang layar

5. Kamu Terlalu Berisik

Walaupun jangan menghilang, kamu juga jangan terlalu berisik, melainkan coba untuk menyeimbangkannya. Terkadang, terlalu banyak memposting malah bisa mengurangi jumlah followermu.

Jika kamu terus memposting dan memenuhi timeline, follower akan merasa terganggu dan berhenti follow.

Cara agar tidak terjadi hal ini adalah :

  • Secara perlahan coba tambah jumlah postingan kamu per hari dan melihat traffic untuk melihat apakah ada perubahan dalam jumlah follower
  • Pastikan kamu memantau jenis konten yang tepat untuk follower kamu

6. Pembicaraan Kamu Keluar Topik

Jika orang lain memutuskan untuk follow kamu karena suka dengan konten yang kamu buat, maka bisa saja mereka berhenti follow jika sewaktu-waktu kamu tak lagi konsisten dan memposting konten yang jauh berbeda dari sebelumnya.

Misalnya kamu sedari awal menyuguhkan konten fashion, namun lama kelamaan kamu malah membahas topik otmotif. Orang akan follow sebuah akun jika menyukai apa yang disuguhkan dan akan berhenti jika tak ada lagi yang mereka sukai.

Sebenarnya tidak masalah jika memposting konten yang sedikit melenceng sesekali, namun jangan sampai memenuhi timelinemu.

Cara untuk menghindarinya adalah :

  • Gunakan aplikasi seperti Feedly untuk mengkurasi konten yang disesuaikan dengan minatmu jadi mudah untuk di-share
  • Gunakan list Twitter untuk mengatur follower sesuai dengan latar belakang mereka untuk memudahkan kamu ketika mau memposting sesuatu

7. Kamu Mendapat Follower Dengan Klaim Palsu

Hal yang menipu ini banyak kita temukan di sosial media. Jika saja kamu mengumpulkan banyak follower karena klaim palsu (seperti informasi tertentu atau menjanjikan sesuatu) dan pada akhirnya tidak menepati hal itu, maka jangan heran jika mereka berhenti follow kamu.

Lakukan hal ini :

  • Jangan menjanjikan sesuatu ke orang lain hanya agar mereka memfollow kamu padahal kamu tidak bisa menjamin janji itu
  • Jujur mengenai apa yang kamu tawarkan dan siapa jati diri kamu

8. Kamu Terlambat

Internet adalah lingkungan yang serba cepat dan semua orang mengikuti dengan baik setiap perubahan yang ada. Jika kamu tidak up to date dan belum memposting konten yang sesuai dengan tren, maka tidak akan ada orang yang tertarik.

Pastikan kamu memposting konten yang sedang tren secepat mungkin. Orang ingin bisa mempercayai kamu sebagai akun yang kredible dan “tepat waktu”.

Ikuti cara ini :

  • Monitor Google dan Twitter untuk terus mengetahui hal aoa yang sedang tren dan relevan dengan produk serta followermu
  • Jangan telat memposting karena follower tidak ingin ketinggalan informasi

9. Kamu Tidak Follow Balik

Ada orang yang follow back atau folback, tapi banyak yang tidak. Hal ini sebenarnya tergantung bagaimana kamu menggunakan sosial media dan apa tujuanmu.

Tapi pengguna platform seperti Facebook, Twitter dan Instagram umumnya ingin mendapat folback. Jadi kalau kamu tidak folback mereka, mungkin saja nanti mereka akan berhenti mem-follow.

Kamu memang tidak harus folback semua orang, namun tetap harus sadar bahwa mereka bisa unfollow akunmu hanya karena hal ini.

Cara mengatasinya :

  • Folback akun yang relevan dengan bisnis yang kamu jalankan dan pilih influencer atau calon partner potensial
  • Jangan marah jika ada orang yang tidak mau folback akunmu