Tuhan, Ini Doa yang Saya Tulis

puris
puris
Nov 4 · 2 min read

Tuhan, Beri saya kemampuan untuk membalas kebaikan, kesediaan, dan pengorbanan orang yang menyayangi saya, dengan porsi yang jauh lebih besar. Saya mohon.

Tuhan, beri saya kemampuan untuk mengurangi sifat membenci, terhadap apapun itu sekalipun buruk dan jahat terhadap saya. Beri saya kemampuan untuk melihat semua hal dengan sudut pandang yang jauh lebih baik dan damai.

Tuhan, beri saya kemampuan untuk mengungkapkan apa yang hendak saya perlihatkan kepada orang yang saya cintai. Karena bukankah mereka berhak melihat itu dari orang yang mencintai mereka?

Tuhan, beri saya kekuatan tatkala saya sudah jatuh melemah, beri saya keyakinan yang besar bahwa saya bisa berdiri kembali dan melanjutkan atau mungkin memulainya dari awal lagi. Beri saya kekuatan untuk itu. Saya mohon.

Tuhan, terimakasih atas semua pelajaran yang kau beri melalui banyak jalan salah satunya ujian. Ujian bahwa saya harus merasakan takut hampir setiap hari oleh sebab-sebab yang begitu remeh temeh bahkan tak ada sama sekali. Ujian bahwa saya bisa saja sewaktu-waktu mematung kaku kedinginan gemetar kebingungan hingga jatuh terkapar tak sadar.

Ujian bahwa saya harus setakut itu terhadap ketiadaan.

Tuhan, beri saya ketenangan yang melegakan rongga-rongga dada saya saat kerap kali ia menyempit secepat kilat hingga tak sanggup mencerna apapun yang terlihat, terdengar, dan teraba. Tuhan, beri saya ketenangan itu. Beri saya ketenangan itu.

Tuhan, saya kurang pandai berkata-kata melalui suara layaknya orang yang khusyu dalam merapal doa. Saya hanya mampu menulis, mengabadikannya dalam bentuk kalimat yang tersusun dan tersimpan.

Agar jika Engkau sempat, Tuhan, bacalah lagi dan lagi seumpama rapalan yang terus menerus dilantun tanpa henti oleh hamba yang jiwanya diambang mati.

Amin.

    puris

    Written by

    puris

    ya begitulah kira-kira