Panduan Menetaskan Telur Ayam Aduan Yang Tepat

Untuk telur yang akan ditetaskan menggunakn mesin tetas, sebaiknya menggunakan telur yang umurnya dibawah seminggu, agar kesegaran telur tetap terjaga. Telur yang kotor terkena kotoran (feses), sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu dengan air dingin. Jangan menggunakan air hangat. Gunakan lap lembab atau kanebo lebih baik lagi. Bersihkan permukan telur sehingga pori-pori telur tidak tertutupi kotoran. Telur yang sudah terlalu kotor, sebaiknya tidak usah ditetaskan.

Lalu, lakukan lah pencatatan tertulis dan pengkodean pada telur. Fungsinya agar kita dapat mengkontrol telur-telur itu nantinya. Pengkodean pada telur, saya pakai kode tgl, jam, dan induk + pacek + angka. Contohnya : babon setan x pitung ada 3 butir, maka saya dipermukan kulit telur akan saya tulis setan+pitung, 28/07, 19:00, dan masing-masing telur akan sy urut dengan angka 1,2 dan 3. Sehingga jika ada masuk telur berikutnya (dengan babon x pacek yang sama), maka saya bisa tinggal lanjutkan dengan angka berikutnya. Lakukan juga pencatatan di kertas dengan format sesuai kebutuhan. Formatnya bebas, karena ini dibuat untuk memudahkan kita dikemudian hari untuk mengontrolnya.

Penetasan Telur Ayam Aduan

Setelah telur-telur itu dimasukkan dimesin tetas, lakukan pengontrolan secara rutin. Karena prinsipnya ini adalah kerja mesin, maka kita adalah operatornya. Beberapa kasus pada org yang berbeda, ada yang mengatakan bahwa ini sangat mudah, adapula itu yang mengatakan itu susah dan banyak kekurangannya.

Hal ini wajar, karena terdapatnya banyaknya perbedaan. Diantaranya : beda pengetahuan operator, beda mesin tetas, beda telur yang ditetaskan (karena tidak semua itu fertil/dibuahi) dll.

Tapi yang terpenting adalah kuncinya di operator mesin tetas itu sendiri.

Sebelumnya operator harus mengetahui hal-hal mendasar mengenai ayam aduan menetas seperti lama masa pengeraman, kelembaban telur, suhu penetasan dll. Ini hal mendasar yang mesti dipahami. Lumrahnya telur itu menetas antara 18–21 hari. Kelembaban (humidity) = -+ 65%, suhu antara 37,5–39 derajat celcius.

Cek suhu dan kelembaban kotak mesin tetas. Sebaiknya gunakan beberapa jenis thermometer untuk mengontrol suhu. Fungsinya agar akurasi tidak terlalu melenceng dan mencegah kesalahan operator apabila suatu hari alat ini rusak. Saya menggunakan 4 thermometer, dua digital dan dua manual. Hampir semua mesin tetas menggunakan alat thermostat, yang fungsinya menjaga kestabilan suhu pada angka yang diinginkan. Apabila suhu tidak berada dalam range toleransi suhu penetasan, maka lakukan perubahan secara manual (fasilitas ini biasanya sudah dilengkapi pada setiap mesin tetas yang beredar dipasaran). Mengenai kelembaban, lakukan pengontrolan pada kotak air yang juga biasanya sudah dilengkapi pada setiap mesin tetas. Tambahkan air apabila posisinya sudah berkurang.

Telur yang ditetaskan melalui mesin tetas harus selalu diputar posisinya. Minimal 3 kali sehari. Untuk hal yang satu ini, tidak pernah saya lakukan karena saya menggunakan mesin full otomatis. Mesih dilengkapi dengan motor pemutar yang terhubung dengan timer, dimana timer sy set per 3 jam. Jadi dalam sehari (24 jam), telur berputar sebanyak 8 kali.

Apabila menggunakan mesin manual, maka operator harus membolak balikan telur secara manual (minimal 3 kali sehari).

Satu point penting lagi, telur yang sudah masuk mesin tetas lebih dari 6 jam. Harus terus secara konsisten terjaga suhunya sampai telur tsb menetas. Artinya, tidak boleh mesin tsb berhenti berkerja. Berhentinya mesin disebabkan beberapa hal seperti, padamnya aliran listrik (solusinya gunakan genset atau lainnya), putusnya alat pemanas (dalam hal ini, bohlam lampu pemanas harus segera diganti, sediakan cadangan untuk mencegahnya) dan kerusakan lain. Toleransi berhentinya kinerja mesin adalah -+ 2 jam (karena secara manual pun, induk akan sesekali mencari makan dan minum). Dan dapat dipastikan, apabila kinerja mesin terhenti lebih dari 6 jam, maka 100% telur gagal total.

S128 Sabung Ayam

Sabung Ayam Pisau

Judi Ayam Online

ayam aduan, cara menetaskan telur, judi ayam online, penetasan telur, S128 Sabung Ayam, sabung ayam pisau