Rutinitas Baru

Selasa, 18 Oktober 2016. Mulai hari ini, saya akan mencoba untuk bangun pagi dan melakukan beberapa kegiatan pagi.

Pagi ini saya bangun pukul 05.00. Sebenernya alarm sudah diatur pukul 04.30, tapi molor, hahaha.

Setelah bangun tidur, saya mencoba melakukan meditasi singkat, 2 menit saja. Beberapa waktu lalu saya membaca sebuah artikel mengenai “Being Present”. Gak tahu istilah Bahasa Indonesianya apa, pokok gitu dah maksudnya, hehe. Salah satu bentuk latihannya adalah meditasi, tidak usah lama-lama, yang penting disiplin.

Selesai meditasi, langsung pilah-pilah dan kumpulin pakaian kotor buat dicuci. Sekitar pukul 06.00, saya lari pagi. Larinya santai, “easy pace”. Berikut hasil lari saya, bukannya lebay ya, cuma buat motivasi saja.

Selesai lari, saya melakukan “Tiny Workout”. Ya, workout ini gampang sekali. Tapi gak papa, daripada gak melakukan sama sekali. Tiny workout ini hanya meliputi 30 repetisi sit up dan 15 repetisi push up.

Setelah itu, istirahat bentar, lalu mandi. Selesai mandi, sarapan. Selesai sarapan, mulailah bekerja.

Mudah-mudahan saja rutinitas ini bisa berlanjut. Yang penting adalah disiplin, dan repetisi. Tidak perlu muluk-muluk, jangan nunggu momen. Bila ada kesempatan, lakukan saja.

Itulah salah satu alasan mengapa saya memulai menulis jurnal harian. Supaya saya dapat menemukan ide-ide baru baik untuk perkembangan karir, maupun personal, tapi untuk saat ini target awalnya adalah untuk perkembangan personal. Jurnal ini juga sebagai sarana untuk membangun disiplin dan melatih konsistensi.

Jadi saya mempunyai tanggung jawab pada hal-hal yang saya tuliskan disini. Tidak peduli apakah ada orang lain mengawasi, saya tetap merasa bertanggung jawab atas tulisan-tulisan ini.

Show your support

Clapping shows how much you appreciated I Putu Sudarma’s story.