Taniyama (extended) Family

Silaturahmi ke Tokyo

24 Oktober 2015, dua jam sebelum tengah malam. pesawat yang aku tumpangi masih berputar-putar di langit Tokyo, menunggu giliran mendarat. Excited.

Pendaran lampu malam Tokyo dari kejauhan yang menembus masuk ke kabin membawa diriku kembali ke beberapa tahun yang lalu. Tahun dikala aku nggak pernah ngebayangin kalo aku bakal ada di sini sekarang.

Beberapa tahun yang lalu aku nggak pernah bepikir dan nggak tertarik buat pergi ke Jepang, apalagi Tokyo. Ada apa disana? Jalanan penuh Otaku? Gundam segede gaban? Cosplay? ‘Mekkah’-nya para anime lovers ini nggak ada di bucketlist.

Sampai takdir mempertemukan ku dengan Gekidan Niji. Grup teater mahasiswa dari salah satu kampus di Tokyo. Seminggu mengantarkan drama musikal bersama mereka di pedesaan Kediri membuatku ingat, Jepang itu lebih dari ‘ikeh-ikeh kimochi’.

“Come to Japan”

Ajakan dari Natsumi, temanku yang sudah dua kali ke Indonesia terdengar seperti meminta kunjungan balasan.

Sekarang aku punya alasan buat pergi.

Pergi ke Jepang buatku bukan untuk Gunung Fuji, bukan Sakura, Shibuya atau Odaiba. Bukan juga Tokyo tower, Harajuku atau Banana cake. Prioritas utamaku datang kesini adalah untuk bertemu dengan teman-teman dari Gekidan Niji. Sampai ketika mereka bertanya bagaimana itinerary-ku selama di sana, aku cuma bisa diam. I came here to see you guys, no greater plan.

“Prepared for landing”

Hentakan keras proses landing membuatku kembali ke tanggal 24 Oktober 2015. Am I just woke up from a dream or living the dream itself?

Sesampainya di pintu kedatangan, dinginya udara Tokyo langsung terasa. Perbedaanya sekitar enam belas derajat dari suhu udara di Jakarta! Mungkin malam itu aku terlihat kedinginan, temanku Ai, yang sudah menunggu langsung menghangatkanku dengan senyum, pelukan dan Ocha selamat datang. “Welcome to Japan!”

Silaturahmi pun dimulai.

Naka, Natsumi, Me & Dwi chillin at ICU Festival
On the Way to Kusatsu with Nanase, Ai & Dwi
Reuni Gekidan NIJI 2013
Like what you read? Give Putu M. Wijaya a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.